One Way Mulai DIterapkan di Tol Cipali untuk Antisipasi Puncak Arus Balik

20 hours ago 4
One Way Mulai DIterapkan di Tol Cipali untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Ilustrasi: Sejumlah kendaraan melintas di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Indramayu, Jawa Barat, Rabu (26/3/2025).(ANTARA FOTO/Fauzan)

SISTEM satu arah (one way) di ruas Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali mulai diterapkan pada Kamis (3/4) sore untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada puncak arus balik Lebaran 2025. Sistem satu arah di ruas Tol Cipali bersifat lokal, berlaku dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 gerbang Tol Cikampek Utama.

Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali Ardam Rafif Trisilo menyampaikan bahwa Astra Tol Cipali berkoordinasi dengan kepolisian dalam penerapan rekayasa lalu lintas one way arah Jakarta pada Kamis pukul 16.25 WIB.  Menurut Ardam, penerapan rekayasa arus lalu lintas satu arah itu dapat berubah, mengikuti diskresi dari pihak kepolisian.

Dalam rekayasa lalu lintas satu arah, pengguna jalan diimbau tetap menjaga batas kecepatan kendaraan minimal 60 kilometer per jam dan maksimal 100 kilometer per jam.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho mengatakan berbagai skema rekayasa lalu lintas mulai dari contraflow hingga one way lokal dan nasional diberlakukan sebagai antisipasi puncak arus balik Lebaran 2025 yang diprediksi terjadi pada 5–6 April 2025.

"Arus balik rencana prediksinya tanggal 5 atau 6 April 2025, tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis dengan semua stakeholder kaitannya dengan tata kelola rekayasa lalu lintas," katanya

Korlantas menerapkan sistem satu arah lokal tahap pertama dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama pada arus balik lebaran tahun ini.

Jika lonjakan arus kendaraan masih tinggi akan diberlakukan juga skema contraflow tahap kedua dari KM 246 hingga KM 188.

"One way lokal tahap pertama kami berlakukan dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Apabila pada tanggal 4 (April) masih ada bangkitan yang cukup deras dari arah timur menuju Jakarta, kami akan lakukan contraflow tahap kedua dari KM 246 hingga KM 188," katanya.

Sementara untuk contraflow diterapkan di jalan Tol Jakarta-Cikampek, jika terjadi kepadatan. Penerapan contraflow dimulai dari KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek. (Ant/P-4)

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |