Siti Zuhro Sebut Prabowo Pemimpin yang Rasional

5 hours ago 2

loading...

Presiden Prabowo Subianto. Foto/Tangkapan layar IG Sekretariat Kabinet

JAKARTA - Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) R Siti Zuhro menilai Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok pemimpin yang rasional. Dia juga menyebut Prabowo sangat menghargai argumentasi yang bisa dipertanggungjawabkan.

Awalnya, perempuan yang akrab disapa Wiwiek ini menceritakan pertemuan dirinya dan sejumlah tokoh dengan Presiden Prabowo pada Jumat (30/1/2026) malam. Menurut Wiwiek, Presiden Prabowo senang dengan masyarakat yang berpikir kritis. Jika ada kebijakan yang berjalan tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki pendiri bangsa, konstitusi, peraturan, semua warga harus ikut mengatakan ini tidak on the right track.

"Apalagi dengan pemilu presiden langsung yang katanya dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat, maka bukan sekadar memilih ketika pemilu, selesai pemilu tetap harus mengawal sampai kebijakan yang dibuat oleh pemerintah, oleh presiden itu betul-betul mencerminkan itu adalah kebutuhan masyarakat," kata Wiwiek dalam podcast atau siniar To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Senin (9/2/2026).

Baca Juga: Tingkat Kepuasan terhadap Prabowo 79,9 Persen, Istana: Bukan Itu yang Kita Kejar

Wiwiek menambahkan, program-program yang dieksekusi presiden harus mencerminkan kehendak dan kebutuhan negara bangsa, bukan kehendak diri sendiri atau segelintir orang tertentu. "Maka kita akan menyampaikan kalau negara kita sedang baik-baik saja, oke. Tapi kalau sudah tidak baik-baik saja, bahkan sangat tidak baik-baik saja, maka kita harus speak out, harus seperti itu," ujarnya.

Siti Zuhro Sebut Prabowo Pemimpin yang Rasional

Menurut Wiwiek, apa yang disampaikan kepada Prabowo adalah bukti bahwa para tokoh yang diundang hadir mencintai negara. Perbincangan pun berjalan sangat cair. Diketahui, selain Wiwiek, sejumlah tokoh yang hadir antara lain mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, mantan Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu, dan mantan Kabareskrim Susno Duadji.

Wiwiek mengatakan, para tokoh yang diundang itu bicara apa adanya. Menurutnya, tokoh lainnya yang memang terbiasa berbicara tidak pakai mikrofon tetapi suaranya tinggi, tetap bicara seperti biasa.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |