
KETUA Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kadernya yang terpilih sebagai kepala daerah untuk mengikuti retret kepala daerah gelombang dua. Hal tersebut disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah ketika dihubungi, Kamis (3/4).
"Ya, benar sudah ada kesepakatan kami bahwa kepala daerah dari PDI Perjuangan yang belum ikut retret angkatan pertama akan ikut pada angkatan ke kedua. Hal itu adalah arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Basarah.
Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyebut retret kepala daerah gelombang kedua segera digelar setelah Lebaran. Namun, ia mengatakan retret untuk kepala daerah yang belum sempat ikut karena masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) itu belum tentu digelar di Akmil Magelang, Jawa Tengah.
"Ya ini segera. Begitu masuk ini harus secepatnya karena memang setelah lebaran. Lokasinya bisa di Magelang atau bisa di tempat lain. Ada opsi tempat-tempat lain," kata Bima di Jakarta, Rabu (2/4).
Bima mengatakan mengingat pesertanya tidak sebanyak retret kepala daerah gelombang pertama, pihaknya akan membuat konsep yang baru. Hal tersebut dilakukan agar retret kepala daerah dapat berlangsung dengan efektif.
"Tentunya karena pesertanya tidak sebanyak angkatan pertama, .aka konsepnya pun menyesuaikan. Tapi kita ingin tetap pembakalan itu sesegera mungkin. Karena perlu teman-teman yang belum dapat pembakalan ini juga menyamakan frekuensi tentang program-program prioritas pemerintah," katanya.
Sebelumnya, pemerintah melaksanakan retret kepala daerah gelombang pertama di Lembah Tidar, Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah pada Jumat, 28 Februari selama lima hari. Kegiatan ini diikuti 494 dari 503 orang kepala daerah untuk mendengarkan pembekalan dari pemerintah pusat. (Faj/P-3)