Kesaksian Sekolah soal Pelajar Ditemukan Tewas di Kampung Gajah

9 hours ago 5

Bandung, CNN Indonesia --

Seorang pelajar berinisial ZAA ditemukan kreator konten horor dalam kondisi tewas di kawasan bekas tempat wisata Kampung Gajah, Bandung Barat, Jawa Barat.

Pelajar SMPN 26 Bandung itu ternyata sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. 

Kepala Sekolah SMPN 26 Bandung, Titin Suprihatin, mengatakan korban diketahui masih ikut kegiatan belajar mengajar (KBM) pada Senin (9/2). Namun, sehari setelahnya korban tak masuk sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Selasa (10/2), kata Titin, bibi atau tante dari anak didiknya tersebut mengabari kepada pihak sekolah untuk izin tidak masuk sekolah. Pihak keluarga beralasan, saat itu yang bersangkutan tidak kembali ke rumah dengan dalih menginap di rumah temannya.

Namun pihak keluarga pun tidak mengetahui, di mana yang bersangkutan menginap.

Kemudian pada Rabu (11/2), karena tak juga ada kabar, pihak keluaga dan sekolah mencari keberadaan korban. Namun, korban tak juga ditemukan informasinya.

Kemudian pada Jumat (13/2) malam geger di media sosial soal adanya temu jasad di Kampung Gajah.

Walaupun baru dugaan, Titin kemudi berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan apakah jasad tersebut merupakan anak didiknya atau bukan.

"Setelah dikonfirmasi, ternyata itu benar anak didik saya," ungkap Titin, kepada wartawan, Sabtu (14/2).

Sepengetahuan Titin, saat ini jasad anak didiknya tersebut, belum dapat dipulangkan karena masih menunggu prosedur otopsi. Kabarnya setelah autopsi beres nanti, jenazah anak didiknya tersebut akan dimakamkan di Garut.

"Katanya nanti sore, tapi di-[makamkan] garut informasinya. Tadi kan saya kebetulan pas ke rumahnya ZAA tuh barengan sama Pak Lurah. Jadi Pak Lurah sudah bawa ambulan, tapi ternyata (jasad Z) belum ada gitu," ujarnya.

Dia menerangkan ZAA kondisinya telah ditinggal wafat ibunya saat duduk di kelas 5 sekolah dasar. Sementara itu ayahnya diketahui telah mengalami sakit.

Sebelumnya seorang konten kreator yang sedang membuat live Tiktok di Kampung Gajah menemukan jasad seorang remaja, Jumat (13/2) malam sekitar pukul 20.45 WIB.

Saat itu, saksi yang mendapati jasad korban, tengah melakukan pembuatan konten horor. Namun, di sela-sela pembuatan konten, saksi mendapati adanya jasad yang tergeletak di dalam kawasan wisata terbengkalai tersebut.

"Betul kemarin malam ada laporan soal penemuan mayat," ujar Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, kepada wartawan saat dihubungi, Sabtu ini.

Niko belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut atas temuan jasad tersebut. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan menunggu hasil autopsi yang saat ini tengah dilakukan di RS Polri, Sartika Asih, Kota Bandung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, pada tubuh korban, didapati tanda-tanda kekerasan. Dimana pada bagian perut ditemukan luka bekas tusukan.

Sampai saat ini, polisi pun masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

(csr/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |