Sleman, CNN Indonesia --
Dua orang warga Sleman, DIY, dilaporkan meninggal dunia usai tersambar petir saat hujan mengguyur wilayah tersebut, Senin (9/2) siang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro mengatakan, peristiwa ini tepatnya terjadi di salah satu area persawahan, daerah Dusun Barak I Margoluwih, Seyegan sekitar pukul 11.30 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban dalam peristiwa ini masing-masing adalah Wakinah (63) dan Samiyah (64). Keduanya merupakan warga Barak, Seyegan.
Bambang menerangkan, mulanya dua korban bersama seorang warga Barak lain bernama Sarinten (72) sedang menanam padi di sawah. Selanjutnya, hujan turun dan ketiganya beristirahat sejenak di sebuah gubuk.
"Istirahat di gubuk kecil, lalu tersambar petir," kata Bambang dalam keterangannya, Senin.
Akibatnya, lanjut Bambang, Wakinah dan Samiyah meninggal dunia. Sementara nyawa Sarinten masih bisa terselamatkan.
Sementara berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Sleman, hujan sedang-lebat disertai angin kencang di beberapa kecamatan telah mengakibatkan sejumlah kejadian.
BPBD melaporkan, hujan angin telah memicu pohon tumbang yang menimpa atap bangunan tempat parkir di Karangploso, Maguwoharjo.
Kemudian di Sayidan, Sumberadi, Mlati dan Cebongan, Kidul, Tlogoadi dilaporkan terdapat pohon tumbang melintang di jalan.
(kum/ugo)

1 hour ago
1

















































