Ange Postecoglou Kritik VAR: 'Ini Membunuh Sepak Bola'

19 hours ago 3
 'Ini Membunuh Sepak Bola' Manajer Tottenham, Ange Postecoglou, kembali mengkritik penggunaan VAR yang menurutnya merusak esensi permainan sepak bola.(Media Sosial X)

MANAJER Tottenham, Ange Postecoglou, kembali melontarkan kritik tajam terhadap penggunaan VAR setelah pertandingan timnya. Berbicara kepada Sky Sports, Postecoglou menyatakan sistem ini telah mengubah esensi permainan sepak bola secara drastis.

"VAR sedang membunuh permainan, sobat. Ini bukan lagi sepak bola seperti yang dulu kita kenal. Kami semua duduk di sofa tadi malam dan menyaksikan pertandingan [saat pemain Everton, James Tarkowski, tidak mendapat kartu merah setelah pelanggaran tinggi terhadap Alexis Mac Allister dari Liverpool]. Saya jamin jika Jarred Gillett yang menjadi VAR saat itu, hasilnya akan berbeda. Jadi, kita tidak pernah tahu keputusan seperti apa yang akan kita dapatkan."

Postecoglou juga menyoroti waktu yang dibutuhkan untuk proses tinjauan VAR. "Anda berdiri di lapangan selama 12 menit hanya untuk menunggu keputusan. Ini benar-benar merusak permainan, tetapi tidak ada yang peduli. Mereka hanya menyukai drama dan kontroversi. Saya yakin akan ada diskusi selama 24 jam tentang ini, dan itulah yang diinginkan banyak orang. Mereka sebenarnya tidak peduli bahwa ini merusak keindahan sepak bola."

Pelatih asal Australia itu mempertanyakan konsep "jelas dan nyata" dalam aturan VAR. "Jika seorang wasit harus melihat tayangan ulang selama enam menit, lalu di mana kejelasan dan kejelasan itu? Tadi malam, kami semua melihat satu tayangan ulang di TV dan langsung berpikir, 'Ya Tuhan, itu pelanggaran.' Tapi malam ini, kami harus menunggu enam menit untuk keputusan yang dianggap 'jelas dan nyata' oleh Jarred Gillett. Ini benar-benar gila. Kami hanya bisa menerima dan menghadapi konsekuensinya. Jika sesuatu itu 'jelas dan nyata', harusnya sudah terlihat dalam tayangan ulang pertama. Itulah mengapa sepak bola semakin aneh saat ini."

Tanggapan Terhadap Gol Tottenham yang Dianulir

Postecoglou juga menanggapi keputusan VAR yang menganulir gol Tottenham. "Itu memang keputusan yang jelas dan nyata, saya harus mengakui itu. Saya sepenuhnya memahami rasa frustrasinya, karena ini sudah seperti mewasiti ulang pertandingan. Namun pada akhirnya, keputusan yang diambil memang tepat. Tapi mengapa Craig Pawson [wasit] harus berdiri di depan layar selama itu hanya untuk melihat sesuatu yang sudah jelas sebagai pelanggaran? Itu adalah tekel tinggi, cukup berbahaya."

Ia menekankan VAR seharusnya digunakan untuk membantu wasit, bukan memperumit permainan. "Inilah tujuan awal VAR, membantu wasit. Tetapi seharusnya cukup dalam 30 detik saja. Pergi, lihat, dan buat keputusan. Jika Anda benar-benar memahami permainan, itu seharusnya tidak butuh waktu lama."

Gestur Kontroversial Postecoglou ke Fans Tottenham

Postecoglou juga menanggapi klaim bahwa ia sempat menangkupkan telinganya ke arah suporter Tottenham setelah Pape Sarr mencetak gol yang kemudian dianulir. Sebelumnya, ia mendapat cemoohan karena keputusannya melakukan pergantian pemain.

"Oh, astaga, sobat. Itu luar biasa. Kami baru saja mencetak gol, saya ingin mendengar mereka bersorak, saya ingin mereka bersemangat, saya ingin memenangkan pertandingan dengan momentum itu. Ini bukan pertama kalinya pergantian pemain saya dicemooh."

Ketika ditanya apakah tindakannya tersebut adalah sebuah kesalahan, Postecoglou menjawab dengan santai, "Saya merasa agak terputus dengan dunia saat ini – saya tidak tahu. Mungkin Anda benar." (BBC/Z-2)

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |