Jakarta, CNN Indonesia --
Fraksi NasDem di DPR mengusulkan arsitek Masjid Istiqlal, Friedrich Silaban diangkat sebagai pahlawan nasional.
Wakil Ketua Fraksi NasDem, Martin Manurung mengaku telah menggandeng sejumlah pihak, mulai dari pemerintah daerah Tapanuli Utara, yang merupakan tempat kelahiran Friedrich hingga keluarga untuk menyampaikan usulan tersebut.
"Kami brainstorming, menyatukan visi bagaimana kita bekerja sama untuk memulai rangkaian pengusulan Bapak Friedrich Silaban menjadi pahlawan nasional," ujar Martin di kompleks parlemen, Senin (13/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebut Friedrich bukan hanya merupakan arsitek dari bangunan Istiqlal sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara, namun kompleks GBK, Monas, hingga Gedung BI.
"Ini menurut Fraksi Nasdem bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga ide dari ke-Indonesia-an yang dicetuskan oleh para pendiri bangsa itu diwujudkan oleh almarhum Bapak Friedrich Silaban dalam desain-desain bangunannya," kata dia.
Martin bilang selanjutnya pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Kebudayaan untuk menyampaikan usulan tersebut. Usulan itu selanjutnya akan disampaikan kepada Presiden.
"Tentu usulannya kan ke Presiden ya. Nanti kita akan usulkan ke Pak Presiden," ucap dia.
Sementara, putra Friedrich, Panogu Silaban pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas usulan agar ayahnya diangkat menjadi pahlawan nasional. Dia mengaku menyambut baik usulan tersebut.
"Itu saya sangat berterima kasih sekali. Dan suatu kebanggaan bagi kami keluarga dan juga kehormatan untuk ayah saya," katanya.
Friedrich adalah arsitek Istiqlal yang beragama Kristen Protestan. Kala itu, Friedrich memenangkan sayembara desain yang diadakan oleh Presiden Soekarno pada 1955.
Friedrich Silaban kemudian menerima anugerah Tanda Kehormatan Bintang Jasa Sipil berupa Bintang Jasa Utama dari pemerintah atas rancangan pembangunan Istiqlal.
Dia meninggal pada 14 Mei 1984 karena kondisi kesehatan dan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Cipaku, Kota Bogor, Jawa Barat.
(thr/isn)
Add
as a preferred source on Google

11 hours ago
9
















































