Kebakaran Kawah Ijen Mereda, Helikopter Masih Sisir Gunung Papak

7 hours ago 4

Surabaya, CNN Indonesia --

Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di kawasan Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, dilaporkan berangsur mereda. Titik-titik api yang sebelumnya membara di jalur pendakian mulai berkurang signifikan.

Meski demikian, upaya pemadaman belum sepenuhnya dihentikan lantaran masih ada titik api yang bertahan di lokasi-lokasi sulit dijangkau, salah satunya di Gunung Papak yang berada di kawasan pegunungan Ijen.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pantauan udara masih menunjukkan adanya sejumlah titik api, khususnya di lokasi-lokasi terjal yang sulit dijangkau tim di darat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pantauan dari udara memang masih ada titik-titik api, terutama di lokasi yang sulit dijangkau. Beberapa titik tersebut masih menimbulkan asap dan terindikasi ada kerawanan akan adanya api," kata Ipuk, Rabu (9/9).

Karena itu, upaya pemadaman melalui udara atau water bombing masih terus dilakukan. Ipuk menjelaskan, rata-rata dilakukan 30 kali penyiraman water bombing setiap harinya.

Dalam sekali penyiraman, kata dia, helikopter membawa 1000 liter air yang diambil dari embung milik PT Medco di kawasan Kawah Ijen.

"Helikopter masih melakukan water bombing di titik-titik yang tadi terindikasi ada asap dan kemungkinan bisa menyebabkan api baru lagi. Selain water bombing, juga dilakukan mopping up untuk menyisir titik api," tambah Ipuk.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 5 Banyuwangi, Noviyani Utami, menambahkan selain water bombing dari udara, tim di darat juga melakukan mopping up atau penyisiran, terutama di sepanjang jalur pendakian.

Tim dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Balai Dalkarhut Jabalnusra) turut diperbantukan dalam proses tersebut.

"Kami juga dibantu oleh BKO dari Balai Dalkarhut Jabalnusra untuk proses moping up memastikan bara api tidak hidup lagi. Sekaligus mapping luasan kebakaran dan pembersihan jalur pendakian," kata Novi.

Hingga kini, tim gabungan bersama para relawan masih terus memantau secara aktif titik panas atau hotspot yang tersisa di kawasan tersebut.

"Kami juga dibantu para relawan untuk melakukan pembersihan di jalur pendakian, agar Kawah Ijen bisa segera dibuka kembali," ujarnya.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kawah Ijen terpantau terjadi sejak Rabu (2/9), dengan total luasan terdampak berdasarkan pemutakhiran data terakhir BPBD Jatim mencapai sekitar 20 hektare.

(frd/fra)

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |