Ilmuwan Temukan Katak Hidup dengan Jamur Tumbuh di Kulitnya, Ini Penyebabnya

19 hours ago 2
Ilmuwan Temukan Katak Hidup dengan Jamur Tumbuh di Kulitnya, Ini Penyebabnya Para ilmuwan dikejutkan penemuan seekor katak hidup di Ghats Barat, India, yang memiliki jamur dari genus Mycena tumbuh di kulitnya.(Lohit Y T)

DUNIA sains dikejutkan dengan penemuan seekor katak hidup ditemukan di India dengan jamur yang tumbuh dari kulitnya. Fenomena langka ini membuat para ilmuwan kebingungan, karena jamur biasanya tumbuh pada bahan organik yang mati, bukan pada hewan hidup.

Penemuan ini pertama kali didokumentasikan tim peneliti yang bekerja di Ghats Barat, India. Setelah foto-foto katak tersebut beredar, para ahli mikologi menduga  jamur tersebut berasal dari genus Mycena, yang umumnya dikenal sebagai jamur bonnet.

Penemuan langka terjadi di Ghats Barat, India, di mana jamur dari genus Mycena ditemukan tumbuh pada jaringan hewan hidup, yaitu seekor katak. Ini adalah pertama kalinya fenomena semacam itu tercatat. Para ilmuwan masih belum dapat memastikan apakah jamur tersebut tumbuh dari dalam tubuh katak atau hanya menempel di permukaan kulitnya.

Beberapa ahli mikologi menduga katak tersebut mungkin terinfeksi atau terluka, menciptakan kondisi yang ideal bagi jamur untuk berkembang. Amfibi diketahui rentan terhadap jamur patogen, seperti Batrachochytrium dendrobatidis, yang dapat menyebabkan penyakit kulit mematikan, sehingga penemuan ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi ancaman baru terhadap populasi amfibi.

"Saya kira ini adalah infeksi kulit superfisial murni dengan Mycena, yang dapat bertahan lama, [sama] seperti kebanyakan infeksi kulit jamur pada manusia," kata Christoffer Bugge Harder, peneliti di Departemen Biologi Universitas Kopenhagen.

"Studi ini menunjukkan jamur ini sedang dalam proses perkembangan evolusi dan dapat menjadi penjajah tanaman hidup dalam kondisi yang menguntungkan, tetapi katak hidup jelas bukan lahan biasa." Elise Poore. Eksekutif editorial. 

Penemuan ini memicu kekhawatiran tentang potensi ancaman jamur terhadap hewan. Para ilmuwan terus melakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami implikasi dari fenomena aneh ini. (Indy100/Live Science/Z-2)

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |