Presiden Kumpulkan Rektor dan Guru Besar, Mensesneg: Bahas Kondisi Negara dan Geopolitik

3 hours ago 2

loading...

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan 1.200 guru besar, rektor, dan pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Foto/Binti Mufarida

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan 1.200 guru besar, rektor, dan pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, pertemuan itu merupakan bagian dari agenda Presiden sebagai kepala negara juga kepala pemerintahan untuk berdiskusi serta menyampaikan pandangan strategis terkait kondisi nasional dan geopolitik.

"Ini bagian dari agenda Bapak Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan untuk berdiskusi, menyampaikan pandangan-pandangan beliau, update-update terhadap kondisi negara kita maupun kondisi geopolitik, dan rencana-rencana besar yang harus kita kerjakan ke depan," kata Prasetyo kepada awak media di halaman Kompleks Istana Kepresidenan.

Baca juga: Dana Riset Naik 218% di Era Kepemimpinan Presiden Prabowo

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo secara aktif membangun komunikasi dengan berbagai kalangan, termasuk civitas akademika. Pertemuan kali ini secara khusus melibatkan para guru besar dan rektor dari berbagai disiplin, terutama bidang sosial dan humaniora.

"Oleh karena itulah Bapak Presiden melakukan banyak komunikasi dengan berbagai pihak, dan hari ini kebetulan jadwalnya adalah akan berdiskusi dan membangun komunikasi kepada para rektor, guru besar dari perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta, kurang lebih 1.200 undangan yang hari ini akan berdiskusi bersama dengan Bapak Presiden," paparnya.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |