Jaksa Agung Minta Jajaran Bangkit dari Keterpurukan

1 hour ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin meminta seluruh jajaran untuk dapat bangkit dari keterpurukan yang sedang dihadapi institusi Kejaksaan.

Burhanuddin meminta agar seluruh insan Adhyaksa dapat merefleksikan HUT ke-81 Kejaksaan untuk mengingat jasa pendahulu sekaligus menanamkan nilai pengabdian yang tulus bagi kepentingan bangsa dan negara.

Burhanuddin mengatakan peringatan Hari Lahir Kejaksaan tahun ini juga dilakukan berbeda dari biasanya. Khusus tahun ini upacara dilaksanakan dengan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dan bukan Pakaian Dinas Upacara (PDU).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pilihan ini bukan sekadar perubahan seragam, melainkan memiliki makna yang harus kita hayati bersama. PDL yang kita kenakan hari ini melambangkan kesiapsiagaan insan Adhyaksa dalam menghadapi setiap keadaan," kata Burhanuddin dalam amanatnya di upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81, pada Rabu (2/9).

"Di tengah berbagai ujian yang sedang kita hadapi, kita diingatkan bahwa insan Adhyaksa harus senantiasa siap hadir, siap bekerja, dan siap mengabdi kapan pun negara dan masyarakat membutuhkan," imbuhnya.

Burhanuddin tidak menampik bahwa perjalanan Kejaksaan tidak selalu mulus. Ia menyebut tantangan kerap datang dari dalam dan luar institusi hingga membuat terpuruk dan kecewa.

Ia bahkan mengaku merenungkan apakah selama ini Kejaksaan sudah berada di jalan yang benar serta memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa.

Meski begitu, ia mengingatkan seluruh jajaran untuk tidak boleh larut dalam keterpurukan. Menurutnya momentum yang sedang terjadi saat ini harus digunakan Kejaksaan untuk tumbuh lebih baik lagi.

"Kita tidak boleh larut dalam keterpurukan. Tiap keterpurukan harus menjadi titik balik menuju keadaan yang lebih baik," jelasnya.

Burhanuddin mengatakan saat ini seluruh anggota Korps Adhyaksa memiliki tugas bersama untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan mengembalikan marwah institusi.

Ia mengingatkan bahwa kebangkitan Kejaksaan tidak lahir dari kebijakan seseorang atau satu generasi belaka. Menurutnya kebangkitan hanya akan menjadi bagi insan Adhyaksa, memiliki kesediaan untuk berjalan bersama.

"Buktikan bahwa Kejaksaan mampu melewati ujian hingga menjadi semakin kuat. Inilah waktunya. Badai harus berlalu," tegasnya.

"Pengalaman mengajarkan satu hal, tanpa soliditas dan solidaritas, kita tak akan mampu bertahan apalagi melayani masyarakat para pencari keadilan," imbuhnya.

(tfq/fra)

placeholder

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |