Transformasi Kamar Mandi, GROHE Menjawab Arti Kemewahan Modern

6 hours ago 3

loading...

Dalam beberapa tahun terakhir, kamar mandi mengalami transformasi dari sekadar ruang fungsional menjadi ruang personal untuk melakukan reset sebelum memulai maupun mengakhiri hari. Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Dalam beberapa tahun terakhir, kamar mandi mengalami transformasi dari sekadar ruang fungsional menjadi ruang personal untuk melakukan reset sebelum memulai maupun mengakhiri hari. Bagi banyak orang, beberapa menit yang dihabiskan di bawah pancuran air kini menjadi salah satu momen paling tenang di tengah aktivitas yang padat.

Perubahan perilaku tersebut juga tercermin dalam berbagai riset industri. Laporan 2026 Bath Trends dari National Kitchen & Bath Association (NKBA) menunjukkan 77% profesional industri, mulai dari arsitek , desainer interior, pengembang hingga produsen, menilai desain kamar mandi kini semakin berfokus pada integrasi wellness, teknologi, dan keberlanjutan. Pergeseran ini menunjukkan bahwa kamar mandi tidak lagi diposisikan sebagai ruang pelengkap, melainkan bagian penting dari pengalaman hidup sehari-hari. Baca juga: Desain Ulang Kamar Mandi demi Kenyamanan

Temuan serupa juga terlihat dalam GROHE 2026 Bathroom Trends Report yang menyebut kamar mandi sebagai the emotional center of the home. Ruang privat yang membantu seseorang mempersiapkan diri menghadapi hari sekaligus memulihkan energi setelah beraktivitas.

Riset pasar GROHE bahkan menunjukkan bahwa rata-rata konsumen hanya memiliki sekitar lima menit untuk setiap aktivitas mandi. Durasi yang singkat tersebut justru menjadikan kualitas pengalaman sebagai faktor yang semakin penting.

Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia, Arfindi Batubara mengatakan, perubahan terbesar yang terjadi saat ini bukan hanya pada perkembangan teknologi, melainkan pada cara konsumen memaknai pengalaman mandi. Konsumen saat ini tidak lagi membeli produk semata karena fungsi.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |