Timwas Haji DPR Temukan Over Capacity Jemaah di Kamar Hotel hingga Minim Stok Obat

18 hours ago 8

loading...

Anggota Timwas Haji DPR RI Sri Wulan menemukan sejumlah persoalan pelayanan jemaah haji saat melakukan peninjauan di Hotel 502 Safwat Alshuruq, Sektor 5 Raudhah, Makkah, Arab Saudi, Jumat (22/5/2026). Foto: Dok Sindonews

MAKKAH - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Sri Wulan menemukan sejumlah persoalan pelayanan jemaah haji saat melakukan peninjauan di Hotel 502 Safwat Alshuruq, Sektor 5 Raudhah, Makkah, Arab Saudi, Jumat (22/5/2026). Salah satu temuan yakni over capacity jemaah di kamar hotel.

Ada satu kamar hotel diisi 5 jemaah haji. Padahal, satu kamar hotel diperuntukkan bagi 4 orang sebagaimana didasari kesepakatan Panitia Kerja (Panja).

Baca juga: Biaya Dam Haji 2026 Ditetapkan 720 Riyal, 34.308 Jemaah Haji Sudah Bayar

“Setelah kunjungan kita ke Hotel 502, kita ketemu ternyata memang ada kapasitas kamar yang seharusnya itu empat, namun diisi lima,” ujar Sri dikutip, Sabtu (23/5/2026).

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena ukuran kamar yang diisi 5 orang sama dengan kamar yang diisi 4 orang. Kondisi itu dapat berdampak pada kenyamanan hingga aspek keselamatan jemaah, terutama dalam situasi darurat.

Selain persoalan kapasitas kamar, Timwas DPR RI juga menerima keluhan jemaah terkait layanan katering. Sejumlah jemaah mengaku kekurangan asupan sayur dalam menu makanan yang disediakan.

“Banyak juga yang dari jemaah tadi menyampaikan kurang sayur sehingga dia tidak bisa atau terhambat untuk BAB,” katanya.

Bahkan, pihaknya menemukan kekurangan stok obat-obatan di hotel tersebut. Berdasarkan hasil dialog dengan tenaga kesehatan di lokasi, sejumlah obat ringan seperti parasetamol dilaporkan habis.

“Tadi kita berbicara dengan dokter di sini. Banyak masalah kesehatan, tapi yang perlu kita ingat bahwa stok obat itu tidak memadai. Ada beberapa obat, boleh dikatakan hampir setengah keseluruhan obat habis,” ungkapnya.

Menurut Sri, kekosongan obat ringan dapat menghambat penanganan awal jemaah yang mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk dan flu. Untuk itu, Timwas DPR RI meminta kebutuhan obat-obatan bagi jemaah segera dipenuhi.

(jon)

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |