Jakarta, CNN Indonesia --
Sebuah pohon besar tumbang di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akibat hujan deras disertai angin kencang pada Minggu (8/3) dini hari.
Peristiwa ini menimpa seorang pengendara sepeda motor yang melintas dan mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 02.31 WIB. Petugas segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan.
"Hujan intensitas lebat dan disertai angin kencang, mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa pengendara sepeda motor," ujar Isnawa pada Minggu, melansir Detik.
Korban yang belum teridentifikasi tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Brimob Kelapa Dua untuk proses lebih lanjut.
Saat ini, petugas masih menangani pohon tumbang agar akses jalan kembali lancar dan aman bagi pengguna jalan. Isnawa menambahkan, penanganan dilakukan oleh dinas terkait untuk mengatasi dampak cuaca ekstrem tersebut.
Selain mengakibatkan pohon tumbang, hujan dan angin kencang juga menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada Minggu pagi, terdapat 39 RT dan 13 ruas jalan yang terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 20 cm hingga 1,5 meter.
"Ketinggian air tertinggi mencapai 1,5 meter di Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, melansir Antara.
Yohan mengatakan, BPBD DKI Jakarta sudah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi dampak banjir di berbagai lokasi terdampak.
Sejumlah personel dikerahkan untuk untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop," kata Yohan.
(rti)

4 hours ago
5

















































