Jakarta, CNN Indonesia --
Wasit sepak bola antarkampung (tarkam) di Purbalingga, Jawa Tengah, dikeroyok suporter setelah memberikan keputusan terkait pelanggaran. Akibat kejadian tersebut, wasit Ridho Bekti Utomo harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Insiden itu terjadi dalam pertandingan Danlanud Cup 2026 yang mempertemukan Andalas FC asal Banjarnegara dengan Gama Adipasir di Lapangan Garuda Manunggal Lanud Jenderal Besar Soedirman (Wirasaba), Kamis (30/7).
Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Purbalingga, Uut Triyas Yanuar, mengatakan kericuhan bermula ketika pertandingan memasuki menit ke-17.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, wasit Ridho memberikan keputusan atas pelanggaran yang terjadi di area pertahanan Gama FC. Menurut Uut, keputusan tersebut sebenarnya telah diterima oleh pemain kedua tim.
"Kick-off dimulai normal sesuai prosedur dan regulasi. Setelah permainan berjalan sekitar 17 menit dengan skor 0-0, terjadi pelanggaran di daerah Gama FC dan wasit memberikan keputusan yang sebenarnya sudah bisa diterima kedua tim," kata Uut seperti yang dikutip dari detik, Sabtu (1/8).
Persoalan kemudian muncul ketika manajer dan ofisial Andalas FC memprotes keputusan tersebut. Mereka mendatangi meja pertandingan dan menyampaikan keberatan dengan keputusan wasit.
"Tetapi kemudian manajer dan ofisial Andalas mendatangi meja pertandingan dan melancarkan protes keras karena tidak menerima keputusan wasit," imbuhnya.
Situasi kemudian memanas. Saat protes berlangsung, sejumlah suporter Andalas FC masuk ke lapangan dari beberapa arah. Wasit yang hendak melanjutkan pertandingan kemudian dikejar hingga terjadi pengeroyokan. Ridho mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
"Berbarengan dengan proses-protes itu, ketika wasit akan melanjutkan pertandingan, tiba-tiba suporter Andalas masuk ke lapangan dari beberapa penjuru dan mengejar wasit hingga terjadi pengeroyokan," ucap Uut.
Ridho kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RSU Emmanuel Klampok untuk mendapatkan penanganan medis.
"Setelah pengeroyokan tersebut, wasit dilarikan dengan ambulans ke RS rujukan terdekat, RSU Emmanuel," timpalnya.
Selain Ridho, insiden tersebut juga mengenai asisten wasit Rio Wahyu. Ia terkena lemparan botol plastik di bagian kepala.
Lengkapnya baca di sini.
(anm/har)

6 hours ago
5

















































