Jakarta, CNN Indonesia --
Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Abdillah Toha meninggal dunia pada Selasa (26/5).
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi.
Abdillah meninggal dunia di usia 84 tahun. Selain sebagai politikus, Viva mengenang Abdillah juga sebagai penulis dan cendekiawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Abdillah Toha adalah tokoh Indonesia yang dikenal sebagai politikus senior, penulis dan kolumnis, intelektual Muslim, mantan anggota DPR RI, salah satu tokoh awal Partai Amanat Nasional (PAN)," ujar Viva saat dikonfirmasi.
Abdillah Toha lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 1939. Menurut Viva, sosoknya dikenal luas karena tulisan-tulisannya tentang politik, demokrasi, Islam, kebebasan sipil, dan kritik sosial. Gaya tulisannya sering dianggap tajam tetapi reflektif.
Selama aktif di politik, Viva menyebut Abdillah pernah menjadi Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Dia juga aktif dalam isu demokrasi dan reformasi pasca-1998.
"Pernah mengkritik kecenderungan politik identitas maupun otoritarianisme, baik dari negara maupun kelompok masyarakat. Selain politik, ia juga dikenal di dunia sastra dan esai," katanya.
Abdillah Toha dikenal sebagai reformis Islam di Indonesia. Salah satu novelnya yang paling terkenal berjudul 'Cerobong Tua Terus Mendera', dan
(thr/gil)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
1
















































