Legislator NasDem Bantah Usulkan Blokir Rekening Botok Pati

4 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi IV DPR asal NasDem, Muhammad Habibur Rochman membantah tuduhan bahwa dirinya telah mengusulkan pemblokiran rekening donasi aksi 27 Agustus milik aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.

Habibur mengatakan namanya telah dicatut dalam sebuah surat yang beredar berisi usulan ke aparat untuk memblokir rekening yang akan digunakan untuk logistik aksi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menegaskan tak memiliki kewenangan untuk menyampaikan usulan tersebut.

"Jadi saya ingin meluruskan bahwa mungkin ada kemiripan nama, tapi saya tegaskan sekali lagi, haqul yakin 1.000 persen bahwa itu bukanlah saya orangnya," kata Habibur di kompleks parlemen, Rabu (26/8).

Dia mengaku telah dirugikan dengan kabar tersebut dan menegaskan bahwa dirinya bukan anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Pati. Habibur mengaku terpilih dari dapil Jawa Timur 8, yang meliputi Kabupaten/ Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, dan Kabupaten/Kota Madiun.


"Jadi dari situ saja sudah jelas bahwa itu adalah fitnah dan juga hoaks ya, yang tidak berdasar," katanya.

Habib mengaku sempat kaget karena dirinya mendadak menjadi target sedangkan buzzer di media sosial usai dituduh mengusulkan pemblokiran rekening Botok.

Menurut dia, tudingan itu bukan hanya mencoreng namanya secara pribadi namun juga institusi partainya, NasDem.

"Artinya saya tidak punya akses ke baik ke pihak perbankan maupun APH, karena memang saya bukan di komisi terkait yang bermitra dengan pihak-pihak terkait," katanya.

PT Bank Mandiri (Persero) TBK belakangan telah mengumumkan bakal segera memulihkan kembali rekening milik koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.

Hal itu disampaikan Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri, Riduan dalam jumpa pers bersama Komisi III DPR dan Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri, Rabu (26/8).

Menurut dia, pengaktifan kembali rekening Botok dilakukan sesuai arahan dan permintaan Komisi III dan jajaran Polda Metro Jaya.

Riduan sekaligus menyampaikan permintaan maaf apabila pemblokiran rekening Botok sebelumnya tidak berkenan. Dia menegaskan Bank Mandiri untuk selalu memegang kepercayaan nasabah.

"Kami akan menindaklanjuti apa yang tadi disampaikan untuk segera melakukan pengaktifan kembali rekening yang kemarin disampaikan untuk dilakukan penundaan transaksi," kata Riduan.

(thr/ugo)

placeholder

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |