loading...
Ketika berbuka puasa, Ali bin Abi Tahlib sedang iseng, diam-diam mulai memakan kurma, tanpa disadari, biji-biji kurma yang dimakan Ali mulai menumpuk di hadapannya. Ketika melihat itu, Ali pun tak dapat menahan diri untuk menggoda Rasulullah SAW. Foto ilu
Ada kisah menarik tentang Ali Bin Abi Thalib saat berbuka puasa dengan Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam. Al kisah tentang sifat humoris dan keisengan sahabat yang juga menantu Rasulullah itu .
Ali bin Abi Thalib , dikenal cerdas dan bijak namun kadang juga suka juga punya sifat yang tak jarang usil dan suka iseng. Keisengan Ali ini sering kali membuat suasana semakin hidup dan penuh canda, namun tentunya selalu dalam bingkai kasih sayang dan kebijaksanaan.
Meskipun kerap iseng, Ali juga dikenal sangat menghormati Rasulullah, dan momen jenaka ini membuktikan hubungan akrab mereka yang harmonis dan penuh canda tawa. Begini kisahnya.
Pada suatu hari, setelah seharian berpuasa, Rasulullah berkumpul dengan para sahabatnya untuk berbuka puasa . Hidangan yang sederhana, berupa kurma, disajikan di hadapan mereka.
Di samping Rasulullah, Ali duduk dengan cermat mengamati kebiasaan beliau. Setiap kali Rasulullah makan kurma, beliau selalu menyisihkan bijinya dengan rapi di tempat tertentu, yang kemudian terkumpul dengan sendirinya.
Baca juga: Puasa Itu, Rahasia antara Kita dan Allah SWT Saja!
Melihat kebiasaan Rasulullah tersebut, Ali yang sedang iseng, diam-diam mulai memakan kurma. Tanpa disadari, biji-biji kurma yang dimakan Ali mulai menumpuk di hadapannya. Ketika melihat itu, Ali pun tak dapat menahan diri untuk menggoda Rasulullah.
"Wahai Nabi, sepertinya engkau sangat lapar, sampai-sampai biji kurma ini menumpuk begitu banyak di depanmu," ujar Ali sambil tersenyum.
Mendengar perkataan Ali, Rasulullah yang dikenal sangat bijaksana, tak langsung membalas dengan serius. Dengan senyum khasnya, beliau justru balik menggoda Ali.


















































