Khotbah Jumat Pertama Zulhijjah : Keutamaan 10 Hari Awal Bulan Haji

1 day ago 15

loading...

Khotbah Jumat kali ini mengangkat tema keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Dan hari ini merupakan Jumat pertama di Bulan Haji tersebut bertepatan dengan tanggal 22 Mei 2026. Foto ilustrasi/ist

Khotbah Jumat kali ini mengangkat tema keutamaan 10 hari pertama bulan Zulhijjah. Dan hari ini merupakan Jumat pertama di Bulan Haji tersebut bertepatan dengan tanggal 22 Mei 2026.

Berikut materi Khotbah Jumat Zulhijjah disampaikan KH Bukhori Sail Attahiry dilansir dari website resmi Masjid Istiqlal Jakarta. Khutbah ini bisa dijadikan materi dan referensi bagi khatib maupun Dai yang hendak menyampaikan khotbah Jumat.

Allah subhanahu wata'ala memberikan keutamaan pada waktu-waktu agung. Di antara waktu agung yang diberikan keutamaan oleh Allah adalah 10 hari pertama bulan Zulhijjah .

Keutamaan tersebut memberikan kesempatan kepada umat Islam agar memanfaatkannya untuk berlomba mendapatkan kebaikan, baik di dunia maupun di Akhirat. Hal ini dijelaskan melalui Hadis Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berikut:

Artinya: "Dari Jabir radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baiknya hari dunia adalah sepuluh hari pertama Zulhijjah." Ditanya, "Apakah jihad di jalan Allah tidak sebaik itu?" Rasul shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Tidak akan sama jika dibandingkan dengan jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang menaburkan wajahnya dengan debu (gugur sebagai syahid)." (HR Al-Bazzar dengan sanad yang hasan dan Abu Ya'la dengan sanad yang shahih)

Baca juga: Hindari 8 Kesalahan Ini Saat Melaksanakan Ibadah Kurban Nanti!

Para ulama memberikan penjelasan mengenai keutamaan 10 hari Zulhijjah yang merupakan hari-hari terbaik di dunia ini. Antara lain karena induk-induk amal baik terkumpul pada hari tersebut, dan tidak didapati pada hari-hari lain. Pada hari itu Allah subhanahu wa ta'ala lipatgandakan segala pahala kebaikan menjadi seperti pahala orang yang melakukan jihad di jalan Allah subhanahu wa ta'ala kemudian gugur di medan perang.

Pada 10 hari Zulhijjah ini Allah subhanahu wata'ala perintahkan kita (sunnah) untuk memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, memperbanyak bersedekah, memperbanyak berpuasa. Melaksanakan haji bagi yang mampu, dimana pada pelaksanaan haji tersebut terkumpul segala macam ibadah kepada Allah subhanahu wata'ala, dan Allah subhanahu wata'ala perintahkan juga untuk berqurban.

Diriwayatkan dari Ibn Umar radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ أًيّاَمٍ أَعظَمُ عِندَ اللهِ وَلا أَحَبُّ إِليْهِ العَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هذهِ الأَيَّامِ العَشْرِ فَأَكْثِرُوْا فِيهنَّ من التًّهْلِيْل والتَّكْبِير والتَّحْمِيد

Artinya: "Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah dari pada hari yang sepuluh (10 hari pertama dari Zulhijjah), karenanya perbanyaklah Tahlil, Takbir, dan Tahmid di dalamnya." (HR Ahmad dan at-Thabrani).

Kita juga disunahkan untuk berpuasa dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. Bagi yang keberatan berpuasa dari tanggal 1 hingga 9, maka usahakan tidak terlewatkan puasa hari Arafahnya yaitu tanggal 9 Dzulhijjah. Karena puasa pada hari Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |