loading...
Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan amalan yang sangat dianjurkan di bulan ZUlhijjah karena memiliki keutamaan besar bagi yang menjalankannya yakni bisa menghapus dosa. Foto ilustrasi/ist
Senin, 25 Mei 2026 bertepatan dengan tanggal 8 Zulhijjah dan umat Muslim dianjurkan melaksanakan Puasa Tarwiyah dilanjutkan puasa Arafah (9 Zulhijjah). Puasa sunnah tersebut merupakan amalan yang sangat dianjurkan yang memiliki keutamaan besar bagi yang menjalankannya. Yakni dapat menghapuskan dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
Keutamaan puasa Tarwiyah ini diterangkan dalam Hadis berikut:
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ
Rasulullah ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau bersabda: "Menghapuskan dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang." (HR. Muslim)
Dalam riwayat lain, Nabi bersabda: "Puasa di hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) akan mengampuni dosa setahun yang lalu. Sedangkan puasa hari Arafah (9 Dzulhijah) akan mengampuni dosa dua tahun," (HR Tirmidzi)
Baca juga: Sahkah Ibadah Kurban Gabungan atau Kolektif? Bagaimana Hukumnya?
Bahkan Rasulullah tidak pernah meninggalkan puasa Arafah. Ini menunjukkan keutamaannya yang luar biasa.
أَرْبَعٌ لَمْ يَكُنْ يَدَعُهُنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَ عَاشُورَاءَ وَالْعَشْرَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ
"Ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah yaitu puasa asyura, puasa hari arafah, puasa tiga hari setiap bulan dan salat dua rakaat sebelum subuh (HR. An-Nasa'i dan Ahmad)

















































