Kasus Penimbunan BBM, Danki Brimob dan Kanit Paminal di NTT Ditahan

1 hour ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menahan dua anggota diduga terlibat penimbunan solar subsidi di Manggarai Timur.

Dua polisi yang kini ditahan itu adalah Kanit Paminal Polres Manggarai Timur Aipda Djefri Loudoe (DGL) alias Jelo dan Komandan Kompi 4 Batalion B Pelopor Satbrimob Polda NTT Iptu Herman Pati Bean.

"Terkait dengan penanganan dugaan kasus penyalahgunaan BBM, penyidik telah melakukan penahanan terhadap dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut," ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra, Selasa (28/4) dikutip dari detikBali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Henry menjelaskan Djefri ditahan berdasarkan surat penahanan nomor: Sprin/517/IV/WAS.2.2./2026. Sedangkan, Herman ditahan berdasarkan laporan polisi nomor: LP/A/28/IV/HUK.12.10./2026/Yanduan tertanggal 26 April 2026.

Dua anggota Polda NTT itu ditahan sejak Minggu (26/4) hingga 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan di Mapolda NTT, Kupang.

Saat ini, penyidik masih terus menyelidiki peran dari masing-masing pihak. Polisi juga melengkapi berkas perkara dan memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

"Kami menegaskan bahwa Polda NTT berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum tanpa pandang bulu, termasuk yang melibatkan anggota Polri, sebagai wujud nyata menjaga kepercayaan masyarakat," jelas Henry.

7 Polisi terseret penimbunan BBM subsidi

Sebelumnya, tujuh anggota polisi diduga terseret kasus penimbunan BBM subsidi jenis solar di Manggarai Timur, NTT.

Tak hanya itu, aliran BBM diduga bermuara ke sebuah perusahaan dengan total mencapai 30 ton.

Aipda Jelo dan Bripda HFI menjadi pihak yang pertama kali terungkap dalam kasus ini. Keduanya diduga terlibat langsung dalam penimbunan solar subsidi. Total ada tujuh polisi yang kini diduga terseret.

Bahan bakar minyak (BBM) subsidi itu ditampung di gudang milik PT SS di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Respons pengusaha

Dalam alurnya, BBM subsidi jenis solar tersebut disebut didistribusikan ke pemilik PT SS, Jimy Lasmono alias Ko Jimy.

Ia diduga sebagai penadah an barang yang disimpan di gudangnya di Manggarai Barat sebanyak 30 ton. Namun, Jimy membantah tudingan itu.

Namun, Ko Jimy membantahnya.

"Itu tidak benar," ujar Jimy, Senin (27/4) dikutip dari detikBali.

[Gambas:Youtube]

Baca berita lengkapnya di sini.

(kid/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |