Jabat Ketum DPP Pemuda Lira, Sultoni: Dukung Kebijakan Prorakyat, tapi Tetap Kritis

5 hours ago 3

loading...

Sulthoni resmi menjabat Ketua Umum DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) periode 2026-2031. Pengukuhan dilakukan langsung Presiden LIRA Andi Syafrani di Gedung KNPI, Rawamangun, Jakarta Timur. Foto: Ist

JAKARTA - Sulthoni resmi menjabat Ketua Umum DPP Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) periode 2026-2031. Pengukuhan dilakukan langsung Presiden LIRA Andi Syafrani di Gedung KNPI, Rawamangun, Jakarta Timur.

‎Selain Sulthoni, turut dikukuhkan Sekretaris Jenderal Rio Susanto, Bendahara Umum Idris Rifandi, serta jajaran pengurus lainnya. Prosesi ini menandai dimulainya konsolidasi organisasi pemuda LIRA di tingkat nasional.

Baca juga: Pengurus Baru Resmi Dilantik, LIRA Komitmen Menjadi Jembatan Rakyat dan Pemerintah

‎Presiden LIRA Andi Syafrani mengatakan, pengukuhan ini menjadi momentum awal memperkuat konsolidasi internal organisasi. Dia menargetkan pembentukan dan penguatan kepengurusan di seluruh wilayah dalam waktu dekat.

‎"Setelah pengukuhan ini, kami berharap Pemuda LIRA di semua wilayah segera terkonsolidasi. Beberapa daerah sudah terbentuk dan selanjutnya akan kami kembangkan ke wilayah lain," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Pemuda LIRA sebagai sayap organisasi memiliki peran strategis dalam mencetak kader-kader unggul yang siap menjadi pemimpin masa depan. Regenerasi kepemimpinan menjadi kunci keberlanjutan organisasi.

Andi menekankan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan nasional. Dia berharap Pemuda LIRA dapat menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjaga keseimbangan melalui fungsi kontrol sosial.

‎"Generasi muda adalah penentu masa depan bangsa. Kami ingin Pemuda LIRA bisa bersinergi dengan pemerintah, swasta, dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun kedaulatan negara yang lebih kuat," katanya.

Sulthoni mengatakan, kepengurusan baru difokuskan pada penguatan struktur organisasi hingga ke daerah. Saat ini, jaringan Pemuda LIRA baru terbentuk di sekitar 20 provinsi dan 20 kabupaten/kota.

‎"Ke depan, kita akan mengaktifkan kembali DPW-DPW dan mencari calon pengurus baru di berbagai daerah. Targetnya, struktur ini bisa terisi secara merata di seluruh Indonesia," ucapnya.

Pemuda LIRA akan didorong bersinergi dengan organisasi induk hingga ke level akar rumput mengikuti struktur LIRA yang telah terbentuk sampai tingkat kelurahan. Selain itu, organisasi juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

‎"Kita ingin pemuda memiliki gagasan yang bisa diberikan kepada pemerintah. Prinsipnya, pemuda harus mendukung program pemerintah yang prorakyat, tetapi juga tetap kritis dan berani mengingatkan jika ada kebijakan melenceng," ujarnya.

‎Menurut Sulthoni, sejumlah kader Pemuda LIRA telah terlibat dalam dunia politik, termasuk menjadi anggota DPRD. Hal ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kader lain untuk berkiprah lebih luas di pemerintahan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja menginginkan agar DPP Pemuda LIRA bisa ikut menjadi mitra strategis Bawaslu menjaga demokrasi yang sehat di Indonesia. "Saya minta DPP Pemuda LIRA menjadi sahabat Bawaslu untuk mengawal demokrasi, proses Pemilu yang baik di Indonesia," ucapnya.

(jon)

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |