Jakarta, CNN Indonesia --
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers perkembangan penyidikan dugaan kasus korupsi batu bara, ASABRI dan Krakatau Steel pascapenggeledahan setidaknya 12 titik di Jakarta hingga Sentul, Kabupaten Bogor.
Dalam konferensi pers itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri telah memeriksa 15 saksi dalam kasus dugaan korupsi hingga tindak pidana pencucian uang terkait perkara batu bara dan Asabri.
"15 saksi saat ini yang sudah dimintai keterangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam konferensi pers, Jumat (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belasan saksi itu di antaranya adalah dua pegawai kafe de'Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan; empat pegawai Koin Money Changer di Cipete, Jakarta Selatan, masing-masing inisial DH, HH, ER dan RB.
Dua tempat itu digeledah pada Rabu (8/7).
Kemudian satu saksi di lokasi penggeledahan di Gandaria, Jakarta Selatan berinisial DR. Lalu, saksi di lokasi penggeledahan Pacific Place berinisial TK.
"Termasuk ada satu saksi T drivernya DR, serta saksi dari NH. Yang tadi malam dilakukan penggeledahan itu saksi atas nama MIL. Dua saksi lagi sekuriti Sentul atas nama R dan A," ucap Budi.
Budi menerangkan hingga malam tadi, penyidik gabungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri masih terus melakukan pendalaman terkait tiga perkara korupsi yang tengah diusut.
"Penyidik melakukan langkah-langkah pendalaman terkait tentang dugaan tindak pidana korupsi, baik itu suap, gratifikasi, dan pencucian uang," ujarnya.
Sebelumnya, Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto menerangkan ada tiga perkara korupsi yang ditangani dengan mekanisme joint investigation bersama Polda Metro Jaya.
"Penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN batu bara, kemudian Asabri tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI (anak perusahaan Krakatau Steel) tahun 2020-2025," tutur dia ke wartawan di lokasi penggeledahan di Cipete.
Terkait perkara tersebut, Budi mengatakan penyidik telah menggeledah 12 lokasi di wilayah Jakarta hingga Sentul, Bogor, Jawa Barat. Sebelumnya diberitakan sudah 13 lokasi digeledah, namun semalam Budi menyatakan satu lokasi lagi batal atau belum digeledah.
Sejumlah barang bukti berupa uang tunai dengan berbagai pecahan mata uang, seperti dolar AS dan Singapura, hingga emas batangan puluhan kilogram (kg) diamankan kepolisian dari penggeledahan tersebut.
(dis/kid)
Add
as a preferred source on Google

12 hours ago
4
















































