4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun

1 hour ago 3

loading...

Iran mau gelar negosiasi di Swiss dengan prasyarat khusus. Foto/X

TEHERAN - Wakil Presiden AS JD Vance memimpin pembicaraan di sebuah resor Swiss pada hari Minggu untuk memperkuat kesepakatan perdamaian sementara dengan Iran, tetapi diplomasi tersebut diselimuti oleh pengumuman Iran bahwa mereka telah menutup Selat Hormuz karena kegagalan Washington untuk menghentikan pertempuran di Lebanon.

Sebuah nota kesepahaman tentang jalan untuk mengakhiri perang, yang disepakati seminggu yang lalu, menyerukan agar Selat dibuka kembali dan semua permusuhan dihentikan, termasuk di Lebanon, yang diinvasi oleh sekutu Washington, Israel, pada bulan Maret.

4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun

1. Dana Segar Rp106 Triliun

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan dana beku senilai USD6 miliar atau Rp106 triliun yang saat ini berada di tangan Qatar akan dikembalikan sebagai bagian dari kesepakatan awal dengan AS untuk mengakhiri perang.

“Semua ketentuan nota kesepahaman menguntungkan kita, dan pencapaian dari pembicaraan dan negosiasi ini akan menjadi nyata,” kata Presiden Masoud Pezeshkian seperti dikutip oleh kantor berita Tasnim.

Ia mengatakan Presiden Trump, “yang telah melarang kita melakukan banyak hal dalam pidatonya baru-baru ini, menyatakan semua itu sebagai hak rakyat dan bangsa”.

“Dana USD6 miliar kita di Qatar akan dikembalikan,” tambahnya.


2. Semua Kesepakatan Menguntungkan Iran

Presiden Masoud Pezeshkian telah menegaskan kembali bahwa perang tidak menguntungkan siapa pun, namun memperingatkan musuh bahwa Angkatan Bersenjata Iran sepenuhnya siap untuk membela negara dan Teheran tidak takut akan perang.

“Perang bukanlah kepentingan siapa pun, dan kelanjutannya tidak akan menguntungkan pihak mana pun,” kata Pezeshkian pada Konferensi Kebijakan Moneter dan Perbankan ke-33 di kantor Bank Sentral Iran (CBI) di Teheran pada hari Minggu.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |