Jakarta, CNN Indonesia --
Video seorang narapidana kasus tambang ilegal, Supriadi bersama petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kendari , Sulawesi Tenggara berada di sebuah coffee shop, beredar di media sosial.
Video viral itu menjadi sorotan masyarakat lantaran narapidana bisa berada di luar rumah tahanan.
Rutan Kendari menjelaskan Supriadi keluar dari tahanan untuk menghadiri sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri (PN) Kendari dengan pengawalan petugas, Selasa (14/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sudah sesuai prosedur. Supriadi memiliki agenda sidang dan pengawalan petugas kami," kata Plh Rutan Kendari, La Ode Mustakim, Rabu (15/4).
Dalam video tersebut Supriadi terlihat berjalan menuju sebuah coffee shop bersama seorang petugas Rutan Kendari, setelah menjalani sidang PK.
Kendati demikian, Mustakim mengaku tidak mendapatkan laporan terkait aktivitas Supriadi usai sidang.
"Seharusnya setiap aktivitas di luar rutan tetap dilaporkan secara berjenjang," ujarnya.
Sementara ini, kata Mustakim, pihaknya telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap petugas yang mengawal Supriadi.
"Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami apakah terdapat pelanggaran prosedur dalam pengawalan narapidana," jelasnya.
Mustakim menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas jika menemukan adanya pelanggaran dalam proses pengawalan Supriadi.
"Apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran, kita tidak akan segan menjatuhkan sanksi sesuai aturan," katanya.
(mir/isn)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
2

















































