Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak lima penumpang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8) pagi.
Jumlah itu berdasarkan hasil evakuasi aparat gabungan hingga pukul 21.00 WIB atau sekitar 12 jam setelah insiden kebakaran sekitar pukul 08.00 WIB.
Total ada 236 orang telah dievakuasi, dengan rincian 231 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Update Evakuasi pukul 21.00 WIB, selamat 231 orang, meninggal dunia 5 orang, total 236 orang," kata Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit, Minggu malam.
Dalam pelayarannya, KMP Mutiara Sentosa 2 membawa 232 penumpang dan 39 anak buah kapal (ABK) dengan rute Surabaya-Makassar. Sehingga, total masih ada 35 penumpang dan ABK yang belum dievakuasi.
Selain penumpang, kapal tersebut juga mengangkut ratusan kendaraan bermotor, dengan rincian 15 unit motor, 25 unit mobil, 140 unit truk, dan 1 unit alat berat.
Proses evakuasi terhadap penumpang yang tersisa terus dilakukan oleh tim gabungan menggunakan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Sebanyak 111 penumpang selamat dan dua korban meninggal dunia KM Mutiara Sentosa 2 tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (3/8) dini hari. Mereka merupakan rombongan yang dievakuasi menggunakan kapal bantuan Meratus Pematang Siantar.
Pantauan di lokasi, sejumlah korban terlihat sudah lansia. Sebagian mereka didorong menggunakan kursi roda sebelum akhirnya direbahkan di alas karpet serta bantal yang telah disediakan pihak pelabuhan.
"Sebanyak 111 korban selamat kami dahulukan untuk turun dari kapal. Setelah itu mereka dibawa ke Terminal Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pendataan oleh petugas gabungan," ujar Nanang.
Di lokasi pendataan, seluruh POB juga menjalani pemeriksaan kesehatan. Tim medis memastikan kondisi setiap korban sebelum dipulangkan ataupun dirujuk ke fasilitas kesehatan. Beberapa korban yang memerlukan penanganan lebih intensif langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Sementara, Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur melakukan pemeriksaan terhadap dua jenazah sebelum diberangkatkan ke RS Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.
Sekitar 35 menit kemudian atau pada Senin (3/8) pukul 00.25 WIB, KN SAR 249 Permadi sandar di Pelabuhan Kalianget dengan membawa sembilan orang POB yang sebelumnya dievakuasi menggunakan kapal SC Aila XVII.
Kesembilan korban tersebut segera menjalani proses pendataan identitas oleh petugas gabungan. Dari jumlah tersebut, empat orang dirujuk ke RS Garam Sumenep untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan lima orang lainnya diberangkatkan menuju Surabaya melalui jalur darat.
Setelah melakukan pengecekan dan konfirmasi terhadap seluruh kapal yang melakukan evakuasi terhadap penumpang KMP Mutiara Sentosa II, tim SAR gabunban mendapatkan data bahwa total seluruh penumpang yang telah dievakuasi sebanyak 331 dengan rincian 229 orang dievakuasi dalam keadaan selamat dan 5 orang dalam keadaan meninggal dunia.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Kelas A Surabaya, KSOP Utama Tanjung Perak, VTS Surabaya, SROP Surabaya, KSOP Kalianget, SROP Kalianget, Polda Jatim, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Polres Sumenep, Satpolairud Sumenep, BPBD Prov Jatim, BPBD Kabupaten Sumenep, BPBD kota Surabaya, Koarmada II melalui KRI Nala-363 dan KRI Bung Hatta, serta kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni Kapal Meratus Pematang Siantar, Kapal Meratus Project 3, TB Hasnur 26, Kapal Prakarsa Mas, Kapal Transco Arafura, kapal SC Aila XVII, kapal Alcon Daniel, kapal Selaras Mas dan kapal British Mentor.
Hingga Senin (3/8) dini hari, tiga kapal masih dalam perjalanan menuju ke Surabaya yakni KM Ferindo 1 KM Ferindo 1, Selaras Mas, dan KRI Nala.
Nanang mengatakan informasi awal kebakaran kapal diterima petugas siaga Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Selang satu menit kemudian, pihak PT Atosim Lampung Pelayaran selaku operator kapal turut memberikan konfirmasi kepada petugas siaga.
Hasil komunikasi SROP dengan Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi kejadian pada pukul 09.45 WIB memastikan posisi KMP Mutiara Sentosa 2 berada 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi.
"Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan," ucapnya.
(thr/isn)

2 hours ago
3

















































