Ukraina Akan Memiliki Akses Teknologi Rudal Rahasia dari Inggris, Itu Jadi Pengubah Permainan?

9 hours ago 11

loading...

Ukraina akan memiliki akses teknologi rudal rahasia dari Inggris. Foto/X/@Osinttechnical

LONDON - Inggris akan mengizinkan pelepasan teknologi yang sebelumnya bersifat rahasia agar rudal jelajah rancangan Inggris-Prancis dapat diproduksi di Ukraina; langkah ini menjadi dorongan bagi Kyiv dalam upayanya mengerahkan daya tembak yang mampu menjangkau wilayah Rusia hingga ratusan kilometer jauhnya.

Paris dan Kyiv ingin mendirikan lini produksi Ukraina untuk rudal jelajah yang diluncurkan dari udara jenis SCALP—yang dikenal sebagai Storm Shadow di Inggris—sebelum akhir tahun ini. Pencabutan status rahasia atas informasi mengenai komponen rudal buatan Inggris tersebut, yang diumumkan pada hari Senin, merupakan langkah kunci menuju tujuan itu.

Diproduksi oleh perusahaan senjata Eropa MBDA, SCALP adalah senjata serangan jarak jauh dan serangan mendalam (deep-strike) dengan hulu ledak konvensional. Ukraina telah berhasil menggunakan versi impor rudal ini untuk menghantam target-target yang diperkuat pertahanannya, termasuk pada November 2024 saat rudal tersebut ditembakkan ke sasaran di dalam wilayah Rusia untuk pertama kalinya.

Melansir CNN, didukung oleh mesin turbojet, rudal ini memiliki jangkauan maksimum 550 kilometer (342 mil) dan mampu membawa hulu ledak penembus berdaya ledak tinggi seberat 400 kilogram (880 pon), menurut proyek Missile Threat di Center for Strategic and International Studies (CSIS).

Setelah diluncurkan, rudal ini menggunakan kombinasi navigasi internal, penentuan posisi global (GPS), dan referensi medan, yang dipadukan dengan "pencari inframerah serta algoritma pengenalan target otomatis" untuk mencapai tingkat akurasi tinggi dalam segala kondisi cuaca, menurut CSIS.

Rudal SCALP ditembakkan dari jet tempur Su-24 atau Mirage 2000 milik Ukraina dan berupaya menghindari pertahanan udara dengan terbang mengikuti kontur medan (terbang rendah mengikuti permukaan tanah).

Penggunaannya bagi Ukraina ditujukan untuk menghantam target militer yang terkubur di bawah tanah, seperti bunker komando; sebuah tugas yang lebih menantang dibandingkan penggunaan drone yang lebih ringan—yang selama ini dipakai Kyiv untuk menyerang target lebih terbuka seperti kilang minyak atau gudang.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |