Tito Bantah Isu 2 Desa di Kalimantan Utara Dicaplok Malaysia

5 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membantah kabar dua desa di Kabupaten Nunukan, Kalimatan Utara diklaim telah masuk wilayah Malaysia.

Tito menjelaskan bahwa istilah yang benar adalah tanah dari desa tersebut masuk Malaysia, bukan status desanya.

"Jadi isu kadang-kadang dikatakan bahwa ada dua desa yang lepas masuk Malaysia, bukan seperti itu. Yang ada adalah ada bagian tanah dari desa itu yang masuk Malaysia," kata Tito dalam rapat kerja di Komisi II DPR, Senin (29/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, dia menyebut wilayah Malaysia yang masuk Indonesia juga jauh lebih banyak. Sehingga, urusan perbatasan antara kedua negara, Indonesia masih tetap diuntungkan.

"Tapi yang masuk Indonesia dari Malaysia masuk Indonesia juga jauh lebih banyak. Jadi kita sebetulnya diuntungkan," katanya.

Dia memaparkan total ada 127 hektare luas wilayah di dua desa tersebut yang masuk Malaysia. Dalam beberapa kasus, ada rumah di desa tersebut yang masuk wilayah Negeri Jiran.

Namun, di luar luas tersebut, Indonesia justru mendapat tambahan wilayah dari Malaysia seluas 5.700 hektare.

"Tapi kita dapat kompensasi 5.700 hektar masuk sisi Indonesia, ini mohon kami klarifikasi dalam forum ini, karena jadi isu di publik seolah-olah kita kehilangan dua desa," katanya.

(thr/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |