Tentara Indonesia Gugur Diserang Israel, Pemerintah RI Berduka

8 hours ago 4

loading...

Seorang tentara Indonesia yang bertugas untuk UNIFIL di Lebanon gugur akibat serangan artileri Israel. Pemerintah Indonesia berduka. Foto/United Nations Peacekeeping

JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia (RI) menyampaikan belasungkawa terdalam atas meninggalnya seorang penjaga perdamaian Indonesia dan cedera tiga lainnya yang bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Media Lebanon melaporkan personel tersebut meninggal akibat tembakan artileri militer Israel pada hari Minggu.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia mengatakan tembakan artileri tidak langsung menghantam posisi kontingen UNIFIL Indonesia dekat Adchit Al Qusayr, di tengah laporan permusuhan antara militer Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan.

Baca Juga: Israel Serang Markas UNIFIL yang Berisi Tentara Indonesia, 1 Personel Gugur

"Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh dan transparan," kata Kemlu dalam sebuah pernyataan pada Senin (30/3/2026).

"Kami sangat berduka atas kehilangan ini. Kami menyampaikan penghormatan tertinggi kami kepada penjaga perdamaian yang gugur atas dedikasi dan pengabdiannya untuk perdamaian dan keamanan internasional. Doa dan simpati kami bersama keluarga yang berduka, dan kami berharap agar personel yang terluka segera pulih sepenuhnya. Indonesia bekerja sama dengan UNIFIL untuk memastikan pemulangan segera para korban yang gugur dan perawatan medis terbaik bagi yang terluka," lanjut Kemlu.

Kementerian tersebut mengatakan keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian PBB harus dihormati sepenuhnya setiap saat, sesuai dengan hukum internasional. "Segala bentuk ancaman terhadap pasukan penjaga perdamaian tidak dapat diterima dan merusak upaya kolektif untuk menjaga perdamaian dan stabilitas," paparnya.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |