Jakarta, CNN Indonesia --
Ledakan besar terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali hingga memicu runtuhnya atap bangunan dan kebakaran besar.
Kejadian SPPG meledak di Mojokerto ini juga dilaporkan telah melukai 5 orang. Tiga korban di antarany menderita luka bakar serius.
Satpam SPPG Mojokerto Puri Medali, Bagianto (62) menuturkan, tiga korban luka bakar merupakan teknisi yang sedang memperbaiki masalah pada gas elpiji. Posisi mereka di tempat elpiji depan ruang pemorsian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang terluka bakar 3 orang, teknisi pengisian gas. Kondisi 3 orang luka bakar 80 persen, yang paling parah Pak Edi yang punya gas sekalian teknisi, sekitar 90% luka bakarnya," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Dusun/Desa Medali, Puri, Mojokerto, Kamis (13/8).
Satpam asal Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Magersari, Kota Mojokerto ini menjelaskan, ketika terjadi ledakan, terdapat 13 orang di dalam SPPG. Mereka adalah 9 relawan SPPG bagian persiapan, serta 3 teknisi gas.
"Kemarin habis diisi, mungkin ada kendala gasnya tidak keluar sehingga diperbaiki (oleh 3 orang teknisi)," jelasnya.
Informasi yang dihimpun detikJatim, tiga teknisi gas yang menderita luka bakar saat ini dirawat di 2 rumah sakit berbeda. Yaitu 1 orang di RSI Sakinah, Sooko, Mojokerto dan 2 korban di RS Gatoel, Kota Mojokerto.
Mereka yang menjadi korban luka bakar itu adalah Piter (36), asal Porong, Sidoarjo menderita luka bakar sekitar 63 persen; Edi Suyanto (55), warga Dusun Kalijaring, Desa Mikirip, Jetis, Mojokerto; serta Kwin Lan (48), warga Dusun Clangap, Desa Mlirip, Jetis, Mojokerto.
Tidak hanya itu, 2 relawan SPPG Mojokerto Puri Medali juga terluka akibat ledakan ini, yaitu Maulin Nikmah (35) dan Robiatul Adawyah (33), warga Dusun/Desa Medali.
Keduanya menderita luka di kepala karena tertimpa plafon ruangan persiapan. Mereka kini menjalani perawatan di RSI Sakinah.
"Kepala saya tertimpa plafon ruangan yang runtuh. Sekarang kepala pusing, punggung juga sakit," tandas Robiatul.
Peristiwa SPPG meledak di Mojokerto terjadi pada pada Kamis (13/8/) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Kerasnya ledakan mengakibatkan atap 4 ruangan ambruk. Yaitu atap ruangan pemorsian, ruangan omprengan, kantor, serta ruang rapat.
Ledakan SPPG di Mojokerto ini juga disusul kebakaran besar. Api membakar bagian atas ruang pemorsian dan ruang omprengan. Api berhasil dipadamkan oleh dua unit Damkar sekitar pukul 22.30 WIB.
Selengkapnya di sini.
(gil)

7 hours ago
2















































