Jakarta, CNN Indonesia --
Polda Lampung ikut mengerahkan kapal patroli untuk membantu proses pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda, Banten.
Direktur Polisi Air dan Udara Polda Lampung, Kombes Erick Sartani Marbun mengatakan pengerahan kapal tersebut untuk memperluas penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur pelayaran speedboat.
"Kami terus memperluas area pencarian dengan memperhatikan kondisi cuaca, arus, serta titik terakhir komunikasi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Isawandari Yuyun menyebut proses pencarian hari kedua dilakukan dengan berkolaborasi bersama tim SAR gabungan.
Yuni mengatakan pihaknya bersama unsur terkait terus melakukan pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas penyisiran wilayah perairan.
"Polri bersama Basarnas dan unsur terkait terus melakukan upaya pencarian. Personel dan sarana yang ada kami siagakan untuk mendukung operasi SAR ini," tuturnya.
Ia menyebut pihaknya akan membantu menyisir ke sejumlah wilayah perairan yang dinilai menjadi bagian dari jalur atau lokasi yang berkaitan dengan keberadaan rombongan.
"Koordinasi dan sinergi terus dilakukan. Fokus kami saat ini adalah menemukan dan memberikan pertolongan kepada seluruh korban yang masih dalam pencarian," katanya.
Yuni juga mengimbau masyarakat maupun pihak-pihak yang memiliki informasi mengenai keberadaan rombongan untuk segera menyampaikannya kepada petugas.
"Kami mengajak semua pihak untuk membantu memberikan informasi sekecil apa pun yang dapat mendukung proses pencarian," ujarnya.
Sebelumnya, speed boat yang membawa lim jurnalis yang hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (8/9).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten selaku SAR Mission Coordinator Al Amrad menyampaikan bahwa delapan orang yang berada di dalam speed boat terdiri dari dua awak kapal, seorang pemandu atau guide, serta lima jurnalis.
Untuk awak kapal dalam speedboat itu adalah Warta (55) selaku kapten kapal; Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) selaku guide
Sementara untuk lima jurnalis yang ada di dalam speed boat itu yakni pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu) serta Donal (pewarta lepas/freelance).
(tfq/isn)

4 hours ago
5

















































