loading...
Komisaris Independen PLN, Ali Masykur Musa melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Posko Siaga Kelistrikan yang tersebar di sepanjang rute mudik guna memastikan seluruh sistem berjalan optimal. Foto/Dok
JAKARTA - Di balik hangatnya momen Lebaran 2026, PT PLN (Persero) tetap siaga menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh Indonesia. Sebanyak 72 ribu personel diterjunkan untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal dari hulu hingga hilir, demi mendukung kenyamanan masyarakat selama periode Idulfitri 1447 Hijriah.
Kesiapan tersebut diperkuat melalui pengamanan pasokan listrik di berbagai objek vital, termasuk jalur mudik dan pusat kegiatan masyarakat. Komisaris Independen PLN, Ali Masykur Musa melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Posko Siaga Kelistrikan yang tersebar di sepanjang rute mudik guna memastikan seluruh sistem berjalan optimal.
“Suplai daya harus cukup, bahkan berlebih, untuk mengantisipasi kebutuhan pada malam takbiran. Ini menjadi puncak kemenangan umat Islam setelah sebulan beribadah, dan PLN harus memastikan semuanya berjalan lancar,” ujar Ali.
Baca Juga: PLN Pastikan Listrik-SPKLU Aman saat Malam Takbir dan Lebaran di Titil Vital
PLN menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal demi mendukung masyarakat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan nyaman. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memperkuat infrastruktur kendaraan listrik, khususnya di jalur-jalur utama yang menjadi rute mudik .
Bersama mitra, PLN telah menyediakan total 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 3.078 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Infrastruktur ini mencakup berbagai tipe pengisian, mulai dari ultra fast charging, fast charging, medium charging hingga standard charging, guna memenuhi kebutuhan beragam pengguna kendaraan listrik.
Secara khusus untuk mendukung arus mudik Lebaran 2026, PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU di 994 lokasi strategis yang tersebar di jalur Sumatera, Jawa hingga Bali. Seluruh fasilitas tersebut didukung oleh lebih dari 5.000 petugas siaga yang berjaga selama 24 jam dalam tiga shift, guna memastikan layanan tetap optimal.


















































