Mesin Hybrid + EV, Wuling Eksion Tantang SUV Mahal, Seberapa Layak?

3 hours ago 1

loading...

Wuling Eksion menantang pasar SUV lewat harga dan fitur yang sangat kompetitif. Foto: Wuling Indonesia

JAKARTA - SUV baru Wuling Eksion mencoba menjawab satu pertanyaan lama: bisakah mobil “rasa premium” hadir tanpa harga premium?

Pasar SUV Indonesia kembali mendapat penantang baru. Dan kali ini bukan sekadar tambahan model. Tapi, strategi yang berpotensi mengubah peta persaingan.

Wuling memperkenalkan Eksion, SUV elektrifikasi 7-penumpang yang hadir dalam dua pendekatan sekaligus: Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Di tengah tren elektrifikasi yang belum sepenuhnya matang di Indonesia, fleksibilitas teknologi menjadi kunci.

Mesin Hybrid + EV, Wuling Eksion Tantang SUV Mahal, Seberapa Layak?

“Eksion hadir sebagai SUV 7-seater pertama di Indonesia dengan pilihan EV dan PHEV,” ujar Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors.
Secara dimensi, Eksion berada di kelas menengah atas. Panjangnya 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm, dengan wheelbase 2.810 mm.
Angka ini menempatkannya sejajar dengan SUV seperti Honda CR-V atau bahkan mendekati Hyundai Santa Fe. Artinya, secara ruang kabin dan proporsi, Eksion tidak bermain di segmen entry-level.

Suspensi depan McPherson dan belakang multi-link independent juga menunjukkan orientasi kenyamanan, bukan sekadar mobil keluarga biasa. Ini biasanya ditemui pada SUV dengan harga lebih tinggi.

Masuk ke kabin, pendekatan yang diambil Wuling cukup jelas: menghadirkan kesan premium melalui material dan fitur.

Mesin Hybrid + EV, Wuling Eksion Tantang SUV Mahal, Seberapa Layak?

Kombinasi warna walnut brown dan carbon black, ventilated seat, electric seat adjustment, hingga panoramic sunroof adalah fitur yang selama ini identik dengan SUV di atas Rp500 juta.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |