Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?

11 hours ago 7

loading...

Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Azraq, Yordania, tempat 2 tentara AS tewas akibat serangan rudal dan drone Iran pada hari Jumat. Foto/Instagram/northernprovisions

AMMAN - Para pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan empat serangan Iran dalam lima hari terakhir telah menargetkan pasukan Amerika di Yordania. Ini termasuk satu serangan pada hari Jumat yang menewaskan dua tentara Amerika dan menyebabkan satu personel lainnya hilang.

Secara keseluruhan, serangan-serangan tersebut telah melukai puluhan anggota pasukan AS dan merusak sejumlah helikopter.

Baca Juga: Pentagon: Serangan Rudal Iran Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Lainnya Hilang

Serangkaian serangan dan kerugian yang ditimbulkannya merupakan pertanda bahwa pasukan Iran tidak hanya masih memiliki persediaan rudal yang cukup, tetapi juga telah menjadi lebih mahir dalam menghindari sistem pertahanan udara AS. Demikian diungkap para pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas masalah operasional, sebagaimana dikutip The New York Times, Minggu (19/7/2026).

Yordania, yang menjadi tuan rumah pangkalan udara utama AS, semakin penting menjelang dan pada awal perang, karena Pentagon memindahkan sejumlah pasukan dari Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Qatar ke lokasi yang relatif lebih aman di Yordania dan Israel.

Peran negara Arab itu dalam operasi AS semakin meningkat karena sekutu Amerika lainnya di kawasan tersebut telah membatasi kemampuan Washington untuk menempatkan pasukan dan menerbangkan pesawat di atas wilayah mereka, kata para pejabat Amerika.

Pada awal Juli, Iran memperluas serangannya di kawasan itu, termasuk Yordania untuk pertama kalinya sejak Teheran dan Washington menandatangani perjanjian gencatan senjata pada bulan Juni.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |