Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

7 hours ago 15

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6).

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto selaku inspektur upacara.

Sejumlah tokoh negara juga turut hadir dalam peringatan tersebut. Antara lain, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta pejabat tinggi negara lainnya. Mendagri Tito hadir didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus.

Dalam amanatnya, Prabowo menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama yang selama ini mampu menjaga persatuan bangsa Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat.

Menurut Prabowo, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam setiap kebijakan pembangunan nasional, termasuk pembangunan ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Prabowo menekankan bahwa Pancasila lahir dari sejarah panjang, pengalaman, budaya, serta cita-cita bangsa Indonesia. Karena itu, ideologi tersebut memiliki akar yang kuat dan relevan dalam menjawab berbagai tantangan zaman.

"Pancasila telah mempersatukan bangsa Indonesia selama 81 tahun," ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menilai tema peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, yakni "Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia", sangat relevan dengan situasi global saat ini.

Dunia tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari rivalitas geopolitik, ketidakpastian ekonomi, hingga konflik yang terjadi di berbagai kawasan.

Di tengah dinamika tersebut, Prabowo menegaskan Indonesia memiliki pegangan yang kuat, yaitu Pancasila, yang menjadi landasan dalam menjaga persatuan nasional.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan berupa pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta prosesi kenegaraan lainnya.

(inh)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |