Marbot di Brebes Dikagetkan Belatung dari Mayat Busuk di Atap Masjid

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Dua pria yang dilaporkan hilang sejak sebelum Idulfitri atau lebaran 2026 ditemukan dalam kondisi membusuk di atap masjid Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (25/3).

Penemuan kedua mayat tersebut berawal dari kecurigaan seorang pengurus masjid atau marbot yang mencium bau busuk dan kejatuhan belatung.

Mayat dua pria yang diketahui bernama Iwan dan Bambang itu ditemukan membusuk di atap Masjid Miftahul Janah. Keduanya diketahui sudah menghilang sejak sebelum Lebaran, tepatnya Jumat (20/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekdes Pengaradan, Dwi Andriyanto, mengungkapkan penemuan kedua mayat tersebut berawal dari seorang marbot masjid yang mendapati adanya bau busuk di dalam masjid. Tidak hanya itu, sang marbot juga sempat kejatuhan belatung dari atap masjid.

Mendapati kejadian itu, marbot lalu mencari asal bau busuk dan belatung tersebut. Dan diketahui, ternyata di atap masjid terdapat dua mayat pria yang kondisinya sudah membusuk dan berbelatung.

"Akhirnya dicari sumber bau dan belatung. Ternyata ada dua mayat yang sudah membusuk, lokasinya di atas, tidak jauh dari kubah," terangnya mengutip detikcom, Rabu (26/3).

Temuan ini pun langsung dilaporkan ke pihak polisi. Proses evakuasi dilakukan Rabu malam. Jenazah keduanya kemudian diturunkan dengan menggunakan tali.

Dua mayat diduga tewas tersengat listrik

Terkait dengan mayat yang berada di atap, Dwi menjelaskan, kejadian awalnya yakni pada Jumat (20/3) Iwan hendak ke rumah seorang laki-laki untuk menyelesaikan urusan keluarga. Dengan ditemani Bambang, Iwan lalu menghampiri Marhadi (kakak sepupu Iwan).

"Sebelum mendatangi laki-laki dimaksud, dia menemui Marhadi, sepupu Iwan. Ya untuk saksi dari pihak keluarga saja, karena dia dituakan," tutur Dwi.

Saat itu Marhadi tengah berada di atap masjid karena memperbaiki lampu. Lalu Iwan dan Bambang pun naik ke atap Masjid Miftahul Jannah. Dalam pertemuan itu Marhadi berjanji membantu menyelesaikan permasalahan Iwan setelah merampungkan pekerjaan memperbaiki lampu di kubah masjid.

Usai bertemu Marhadi, Iwan dan Bambang pamit untuk turun dari atap masjid. Akan tetapi, keduanya tidak terlihat setelah itu. Bahkan hingga Lebaran, keduanya juga tidak kunjung pulang.

"Pada bingung kok tidak pulang. Lebaran tidak ada, sampai Selasa juga tidak pulang. Malah motor yang dipakai masih terparkir depan masjid," ujarnya.

Hingga keduanya ditemukan sudah dalam kondisi membusuk di atap masjid. Dwi mengatakan, belum diketahui secara pasti penyebab kematian Iwan dan Bambang. Ia menduga, keduanya tewas akibat tersengat listrik di atap masjid.

"Kalau dilihat itu kan banyak kabel di bagian atap. Mungkin tidak sengaja tersengat listrik saat akan turun," pungkasnya.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |