Krakatau Posco-DLH Cilegon Manfaatkan Slag Baja Perkuat Akses Jalan TPS

5 hours ago 2

loading...

PT Krakatau Posco bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon memanfaatkan material slag baja untuk pengerasan akses jalan menuju Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kranggot. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Krakatau Posco bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon memanfaatkan material slag baja untuk pengerasan akses jalan menuju Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kranggot. Sebanyak sekitar 1.000 ton slag baja disalurkan perusahaan untuk memperkuat Jalan Kranggot yang menjadi jalur utama armada pengangkut sampah di wilayah tersebut.

"Kami mengapresiasi sinergi yang dibangun bersama Krakatau Posco dalam mendukung perbaikan akses menuju TPS Kranggot melalui pemanfaatan slag baja. Kolaborasi ini sangat membantu kelancaran operasional pengangkutan sampah sekaligus menjadi contoh pemanfaatan material industri yang berkelanjutan bagi pembangunan Kota Cilegon," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga: Perkuat Daya Saing, Krakatau Posco Konsisten Dorong Produktivitas

Pemanfaatan slag baja ini merupakan bagian dari kolaborasi antara sektor industri dan pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur sekaligus menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan. Inisiatif tersebut juga menjadi bentuk kontribusi Krakatau Posco dalam mendukung pengelolaan sampah dan pembangunan daerah.

Secara teknis, slag baja memiliki karakteristik material yang kuat dan stabil sehingga cocok digunakan untuk pengerasan jalan. Jalan Kranggot setiap hari dilalui kendaraan pengangkut sampah dengan beban berat menuju TPS, sehingga memerlukan struktur jalan yang memiliki daya dukung tinggi agar tetap kokoh meski menghadapi intensitas lalu lintas kendaraan operasional yang tinggi.

Selain memiliki kekuatan yang baik, penggunaan slag baja juga dinilai mampu meminimalkan potensi kerusakan jalan dibandingkan agregat alami. Infrastruktur jalan yang lebih kuat diharapkan dapat meningkatkan kelancaran mobilitas armada pengangkut sampah sekaligus mengurangi frekuensi perbaikan jalan akibat beban kendaraan berat dan faktor cuaca.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |