Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tak Temukan Racun di Klinik Jaksel

5 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menyatakan tidak menemukan racun di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan saat proses olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus kematian pria bernama Sutrimo.

"Enggak, enggak (ditemukan racun)," kata Kasubnit Resmob Polres Jaksel Ipda Robby Pasha kepada wartawan, Senin (27/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, dalam olah TKP hari ini polisi membawa sejumlah barang bukti dari klinik tersebut. Usai olah TKP, seorang personel terlihat membawa tiga bungkus kertas berwarna cokelat yang diduga barang bukti.

Setelah proses olah TKP, kepolisian juga memasang garis polisi di pagar dan pintu masuk di klinik kecantikan tersebut.

Robby mengatakan barang bukti tersebut selanjutnya dibawa ke Puslabfor untuk dilakukan proses pemeriksaan. Kendati demikian, Robby tak membeberkan soal barang bukti apa saja yang diamankan dari lokasi dan akan dilakukan pemeriksaan.

"(Dibawa ke) Labfor," kata Robby.

Sebelumnya, seorang pria bernama Sutrimo meninggal dunia pada Kamis (23/7) lalu. Sutrimo ditemukan dalam dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan kemudian dibawa menuju RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans.

"Pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7).

Budi mengatakan saat ini penyelidik tengah mengumpulkan bahan keterangan serta melakukan klarifikasi terhadap pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya almarhum, serta informasi lain yang berkaitan juga sedang didalami," tutur dia.

Korban disebut-sebut merupakan kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah.

CNNIndonesia.com menghubungi Febri Diansyah selaku kuasa hukum Febrie Adriansyah untuk mengonfirmasi informasi tersebut, namun belum direspons.

Sementara itu, Budi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait sosok korban.

"Masih didalami," ucap Budi.

(dis/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |