Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya

6 hours ago 4

loading...

Seorang Muslim yang membaca Surat Al Waqiah juga tidak akan digolongkan sebagai orang-orang lalai, karena di dalamnya terdapat peringatan di antaranya tentang betapa ngerinya Hari Kebangkitan atau Hari Kiamat kelak. Foto ilustrasi/ist

Al-Waqiah (Hari Kiamat) , salah satu surat dalam Al-Qur’an yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar kaum muslimin. Surat ini kerap dijadikan sebagai bacaan rutin di pagi dan malam hari, dan diyakini sebagai surat Al Qur'an yang dapat memudahkan datangnya rezeki dan menolak kemiskinan.

Seorang Muslim yang membaca Surat Al Waqiah juga tidak akan digolongkan sebagai orang-orang lalai. Karena di dalamnya terdapat peringatan di antaranya tentang betapa ngerinya Hari Kebangkitan atau Hari Kiamat kelak, dan Hari Penghitungan.

Surat Al Waqiah dapat dibaca pada waktu melaksanakan salat malam atau di sepertiga malam, atau di antara waktu salat Subuh sampai terbitnya matahari. Boleh juga membaca surat tersebut pada setiap Jumat.

Lantas, kaitannya dengan kelancaran rezeki apa? Pertanyaan serupa dilontarkan oleh Muhammad Makhdlori dalam bukunya yang berjudul 'Bacalah Surat Al-Waqiah, Maka Engkau akan Kaya! (2007)'. Ia mencoba menguraikan kaitan antara surat Al-Waqiah yang membahas tentang peristiwa hari kiamat dan keutamaannya sebagai penangkal kemiskinan.

Baca juga: Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup

Dari penjelasan di bukunya, setidaknya ada tiga pokok utama yang mendasari keterkaitan antara surat Al-Waqiah yang membahas terkait hari kiamat dengan fadhilahnya sebagai pemudah datangnya rezeki.

1. Segala yang terjadi di muka bumi ini merupakan ketentuan Allah, demikian halnya dengan rezeki.

Selain itu, pengertian rezeki tak melulu harus kekayaan, uang, ataupun harta semata. Dalam Islam, pengertian rezeki memiliki makna yang lebih luas dari sekadar materi, seperti kesehatan, hujan, keluarga yang salih, hingga ketenangan hati pun sebuah rezeki dari Allah.

2. Mengetahui cara memanfaatkan rezeki lebih penting dibanding cara mendapatkannya.

Ini adalah poin yang hendak ditekankan dalam surat Al-Waqiah. Dalam surat tersebut disebutkan tentang nasib orang-orang yang mendustakan nikmat Allah, serta nasib orang-orang yang mensyukuri nikmat Allah.

Orang yang salah memanfaatkan rezeki yang diberikan oleh Allah hanya akan berakhir dengan azab yang pedih dari Allah di neraka. Sebaliknya orang yang benar dalam memanfaatkan rezekinya, bersyukur atas rezeki yang didapatnya, maka Allah akan menambah rezeki itu di dunia, lalu di surga kelak akan ditambah lagi dengan balasan surga.

Selain penggolongan umat manusia di hari kiamat dan balasannya, dalam surat Al-Waqiah diberitakan pula tentang penghitungan amal manusia. Dari sini, kita juga bisa belajar, bahwa rezeki itu sudah pasti dijamin oleh Allah, sedangkan status kependudukan kita di surga masih belum pasti.

3. Adalah tentang ketenangan jiwa terkait masalah rezeki.

Tenang karena rezeki tak akan tertukar dan semua telah ditetapkan oleh Allah. Tenang pula karena jika kita dapat memanfaatkan rezeki dari Allah dengan benar maka akan ditambah serta dapat berbalas surga.

Dari ketiga poin ini, menurut Muhammad Makhdlori, surat Al-Waqiah memang dapat menghindarkan kita dari kemiskinan, jika kita benar dalam memahami dan menerapkannya dalam kehidupan. Selain itu, selain rutin membaca surat Al-Waqiah, penting pula untuk selalu berdoa dan berusaha semaksimal mungkin, agar hajat kita dapat terkabul. Wallahu A'lam

Baca juga: Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi

(wid)

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |