Israel Bunuh Puluhan Warga Palestina dalam 24 Jam

21 hours ago 5
Israel Bunuh Puluhan Warga Palestina dalam 24 Jam Kendaraan darurat yang diserang pasukan Israel terlihat dengan lampu dan sirine yang menyala.(AP)

SEDIKITNYA 60 warga Palestina tewas dan 162 lainnya luka-luka dalam serangan Israel di seluruh wilayah Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir, demikian laporan Kementerian Kesehatan Gaza.

Pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 30 warga Palestina dalam serangan baru di Gaza sejak fajar.

Philippe Lazzarini, kepala badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan, mengutip laporan Unicef, bahwa sedikitnya 100 anak telah tewas dalam serangan Israel setiap hari sejak serangan dimulai kembali pada 18 Maret.

Unicef ​​telah membunyikan peringatan, bahwa lebih dari satu juta anak di Gaza telah terputus dari bantuan penyelamat selama lebih dari sebulan.

Di lain hal, bukti video baru yang terkait dengan pembunuhan 15 pekerja penyelamat Palestina oleh pasukan Israel muncul ke publik.

Video baru itu menunjukkan pasukan Israel menembaki ambulans yang dapat dikenali dengan jelas, menewaskan 15 petugas medis dan pekerja darurat di Gaza.

Rekaman video menunjukkan kendaraan diberi tanda yang jelas dan paramedis mengenakan seragam reflektif dan visibilitas tinggi.

Dalam video yang diambil dari ponsel seorang pekerja bantuan yang tewas bersama tim penyelamat lainnya menunjukkan saat-saat terakhir mereka, menurut Bulan Sabit Merah Palestina, dengan ambulans yang ditandai dengan jelas dan lampu darurat menyala saat tembakan gencar terdengar.

Bukti ini sekaligus membantah klaim atau pernyataan Israel bahwa kendaraan ditargetkan karena bergerak mencurigakan dan tanpa lampu atau tanda yang jelas.

Sementara itu, Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rekaman baru yang muncul yang memperlihatkan pasukan Israel menyerang petugas medis Palestina adalah bukti visual yang tak terbantahkan.

“Video itu membuktikan penargetan sistematis personel kemanusiaan oleh tentara Israel dan merupakan pembunuhan berencana menurut hukum internasional," ujar Hamas.

Philippe Lazzarini mengonfirmasi bahwa salah satu petugas UNRWA termasuk di antara korban terbunuh tersebut. 'Jenazah rekan kami yang tewas di Rafah telah ditemukan kemarin, bersama dengan para pekerja bantuan dari (Bulan Sabit Merah Palestina), semuanya dilempar di kuburan dangkal--sebuah pelanggaran berat terhadap martabat manusia,' tulis Lazzarini dalam sebuah unggahan di media sosial.

Martin Griffiths, mantan kepala kemanusiaan PBB dan direktur eksekutif Mediation Group International saat ini, mengutuk pembunuhan 15 pekerja bantuan di Gaza oleh Israel tersebut, yang disebutnya ‘sangat mungkin kejahatan perang’.

Sejak Israel memutuskan gencatan senjata dengan Hamas dan melanjutkan pengeboman Gaza, lebih dari 142.000 warga Palestina telah mengungsi, kata PBB. (The Guardian/Al Jazeera/Middle East Eye/B-3)

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |