Iliman Ndiaye Harap Everton Bisa Menang di Tiga Laga Terakhir Goodison Park

21 hours ago 3
Iliman Ndiaye Harap Everton Bisa Menang di Tiga Laga Terakhir Goodison Park Pemain Everton Iliman Ndiaye.(Instagram @ilimanndiaye10)

GELANDANG serang Everton Iliman Ndiaye berharap timnya bisa memenangi tiga laga kandang mereka di Liga Primer Inggris.

Ndiaye mengungkapkan harapan itu mengingat musim depan Everton akan berpindah kandang dari Goodison Park ke Stadion Everton di area pelabuhan Bramley-Moore, Liverpool.

Hal itu disampaikan Ndiaye seusai membantu Everton meraih satu poin lewat eksekusi tendangan penalti demi menahan imbang tim tamu Arsenal 1-1 dalam pertandingan Liga Primer Inggris pekan ke-31 di Goodison Park, Sabtu (5/4).

"Setiap kali kami bermain di sini, maka semakin sedikit kesempatan untuk bermain di sini. Kami ingin memberikan segalanya untuk para suporter yang selalu berada di sini dan menjadi saksi atas semuanya," kata Ndiaye selepas pertandingan dikutip dari laman resmi klub.

"Kami ingin menampilkan performa terbaik dan semoga saja bisa meraih tiga kemenangan di tiga laga (kandang) terakhir," lanjutnya.

Selepas menahan imbang Arsenal, Everton memang tinggal menyisakan tiga laga kandang musim ini, yakni menjamu Manchester City pada 19 April, menghadapi Ipswich Town pada 3 Mei, serta meladeni Southampton pada 18 Mei.

Musim ini, Everton memiliki catatan empat kali menang, delapan hasil imbang, dan empat kekalahan dalam laga kandang Liga Primer Inggris, termasuk menahan imbang Liverpool 2-2 pada 13 Februari lalu yang membuat para pendukung The Toffees tumpah ruah turun dari tribun Goodison Park.

Catatan di Goodison Park sedikit lebih baik ketimbang rekor tandang mereka di Liga Primer Inggris yang hanya tiga kali menang, enam kali imbang, dan enam kali kalah.

Menghadapi Arsenal kali ini, Everton sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Leandro Trossard pada babak pertama, tetapi semenit setelah
turun minum talenta muda tim tamu Myles Lewis-Skelly melakukan kecerobohan dengan menjatuhkan Jack Harrison di area terlarang.

Hadiah penalti yang diberikan wasit Darren England memantik kontroversi, tetapi hal itu tidak mengganggu konsentrasi Ndiaye yang maju jadi algojo untuk memperdaya kiper David Raya dan mengubah skor menjadi 1-1, yang bertahan hingga peluit tanda bubaran.

Gol itu jadi pemanis bagi Ndiaye yang untuk pertama kalinya kembali turun menjadi sebelas mula setelah tujuh pekan absen lantaran cedera lutut yang dideritanya.

"Sungguh luar biasa (bisa kembali dan mencetak gol). Saya sempat ingin memberikannya untuk Beto, tapi saya cukup percaya diri bisa mengeksekusinya, jadi tentu saja saya senang bisa kembali," kata Ndiaye.

"Saya pikir ini satu poin yang bagus. Di tengah pekan kami kalah dan perlu mengubah momentum hari ini dengan hasil baik, saya pikir kami
mendapatkannya," tambahnya.

Ndiaye mengaku manajer David Moyes sempat memberikan beberapa instruksi di ruang ganti saat turun minum yang cukup berhasil diterapkan para pemain Everton demi meraih satu poin penting kontra Arsenal.

Hasil imbang kontra Arsenal mengangkat Everton naik ke urutan 14 klasemen sementara dengan raihan 35 poin.

Everton selanjutnya dijadwalkan melawat ke markas Nottingham Forest pada Sabtu (12/4) pekan depan. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |