Habib Aboe PKS Minta Maaf Buntut Ucapan Ulama Madura Terlibat Narkoba

6 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsy menyampaikan permintaan maaf buntut ucapannya yang menyebut ada ulama Madura yang terlibat peredaran narkoba saat rapat bersama BNN pada 7 April lalu.

Pernyataan maaf itu disampaikan Habib Aboe usai memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk dimintai keterangan buntut pernyatannya.

"Saudara kawan-kawan media dan saudara-saudara saya yang tercinta mulai dari Bangkalan, Sampang, Sumenep dan Pamekasan, warga Madura, ulama-ulama, tokoh-tokoh masyarakat semua. Saya harus mengatakan saya minta maaf," ujar dia sambil terisak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Habib Aboe mengakui kekeliruan dari pernyataannya karena terlalu men-generalisir sehingga menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Dia tak menampik pernyataan tersebut telah menyudutkan ulama dan pesantren. Namun, Habib Aboe mengaku tak berniat untuk menyudutkan, apalagi menghina ulama.

Menurut dia, para ulama Madura adalah guru-guru yang ia hormati. Habib bilang pernyataan itu ia sampaikan tak lebih sebagai bentuk keprihatinan agar narkoba tak masuk lingkungan pesantren.

"Maksud saya untuk mengajak semua pihak, termasuk lembaga pendidikan keagamaan untuk meningkatkan kewaspadaan dan perkuat upaya pencegahan. Namun saat ini cara penyampaian saya yang kurang tepat," ujar Habib.

Saat rapat bersama BNN pada 7 April lalu, Habib Aboe mengungkap ulama kini mulai terlibat dalam peredaran narkoba. Menurut dia, narkoba kini mulai beredar di pesantren.

"Contoh, Madura. Saya itu kaget, Pak, ulama sudah mulai ikut terlibat juga dengan narkotika, coba cek benar tidak? Pesantren-pesantren itu juga, Pak. Ini ada apa? Ternyata ada cuan di situ, Pak. Ada cuan di situ, cuan-nya banyak, bukan dikit," kata Habib Aboe.

Ia khawatir hal itu terjadi karena ada keterlibatan pebisnis-pebisnis besar.

"Nah, saya khawatir yang bermain-main ini, ya maaf ya, saya, kita tidak tendensius, saya khawatir yang bermain ya yang punya posisi-posisi, Pak, karena ini atau pebisnis-pebisnis besar," ujarnya.

(thr/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |