Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman berencana membuka posko aduan bagi masyarakat.
"Nanti berupa posko. Nanti akan saya buat di sini, termasuk ya nomor telepon yang secara langsung bisa diakses oleh masyarakat," kata Dudung usai serah terima jabatan dengan M Qodari di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/4).
Ia pun menyebut posko itu akan membuka seluas-luasnya informasi dan aspirasi dari masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dudung berencana posko itu akan mulai dibuka pada pekan ini.
Pada saat yang sama, Dudung menjelaskan salah satu tugas pokok KSP adalah berperan menjadi penyambung antara pemerintah yang diwakili oleh kementerian, termasuk pemerintah daerah.
Ia menyebut terdapat program-program di tingkat pusat dengan daerah yang tumpang tindih.
"Nah, ini yang perlu kita selaraskan, sehingga kalau misalnya ada pengaduan dari masyarakat, ini secara langsung pasti bisa kita tangani atau kita salurkan nanti ke kementerian yang terkait," ucap dia.
Dudung baru saja dilantik sebagai Kepala KSP menggantikan Qodari yang juga dilantik menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah menggantikan Angga Raka Prabowo.
Selain Kepala KSP, Dudung juga masih menjabat sebagai merangkap jabatan sebagai penasihat khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional.
"Masih merangkap, tapi nanti pasti ada segera akan ada pergantian," kata Dudung usai pelantikan.
Dudung merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat. Ia merupakan lulusan Akademi Militer Tahun 1988, Dudung pensiun sebagai Jenderal bintang empat dengan jabatan terakhir sebagai KSAD.
Selain itu, Dudung juga sempat menjabat sejumlah posisi strategis di TNI.
Dudung pecah bintang alias naik pangkat menjadi brigadir jenderal saat dipercaya menjadi Wakil Gubernur Akmil (2015-2016), kemudian Dudung lanjut menjadi staf khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2016-2017), dan Wakil Asisten Teritorial KSAD (2017-2018).
Kemudian, ia naik pangkat menjadi mayor jenderal saat mengisi posisi Gubernur Akmil (2018-2020), kemudian lanjut memimpin wilayah dengan menjadi Pangdam V Jaya (2020-2021).
Setelah menjadi Pangdam, Dudung dipromosikan menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad), saat itu ia menggantikan Letjen RNI Eko Margiyono pada 2021. Setelahnya, barulah Dudung dipercaya menjadi pimpinan tertinggi TNI matra darat sebagai KSAD.
(mnf/isn)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
4













































