Bareskrim Tangkap Komplotan Perampok yang Gasak Rp800 Juta di Lampung

1 hour ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Bareskrim Polri menangkap komplotan perampok dengan senjata api yang merampas uang sebesar Rp800 juta di wilayah Tulang Bawang Barat, Lampung.

Kanit III Satresmob Bareskrim Polri AKBP Reinhard H. Nainggolan mengatakan total ada lima orang pelaku yang berhasil ditangkap oleh tim gabungan bersama Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satresmob Bareskrim Polri bersama-sama dengan Resmob Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat, dapat mengungkap kasus ini dengan cepat dan komprehensif," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2).

Reinhard menjelaskan aksi perampokan itu terjadi pada Senin (19/1) lalu, sekitar pukul 09.00 WIB dan sempat heboh di media sosial.

Ia menjelaskan kejadian bermula ketika sebuah truk milik toko distributor membawa uang sebesar Rp800 juta untuk disetorkan ke bank.

Setibanya di lokasi, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung memepet truk dan menembakkan senjata api hingga tembus dari kaca depan.

"Sekira jam 09.00 WIB, terdengar bunyi tembakan senjata api sebanyak tiga kali di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri, Tumijajar, Tulang Bawang Barat, Lampung," jelasnya.

Akibat penembakan itu, korban yakni supir dan kenek truk terpaksa memberhentikan kendaraan. Ketika itulah, kata dia, kedua pelaku langsung mengambil uang yang ada di dalam truk dan pergi meninggalkan lokasi.

Keesokan harinya, penyidik berhasil menemukan sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan kedua perampok untuk menjalankan aksinya.

Bareskrim Polri menangkap komplotan perampok Rp 800 juta di LampungBareskrim Polri menangkap komplotan perampok Rp 800 juta di Lampung. (dok. Istimewa)

"Barang bukti sepeda motor tersebut dibuang di bawah Jalan Tol Lampung-Palembang. Tim juga menemukan barang bukti lain CCTV dan lain-lain yang dapat membuat terang tindak pidana curas (pencurian dan kekerasan) tersebut," tuturnya.

Setelahnya, Reinhard mengatakan penyidik melakukan pengembangan dan menangkap lima orang komplotan perampok ini dengan peran yang berbeda-beda.

Kelima tersangka adalah AY, J, T, Y dan D. AY bertindak sebagai dalang utama perampokan dan peran mempersiapkan Mobil Grand Max untuk mengangkut sepeda motor Yamaha Vixion yang dipakai untuk merampok.

Kemudian, tersangka J yang berperan sebagai joki motor saat beraksi. Ketiga, tersangka T yang berperan selaku eksekutor penembakan.

Selanjutnya, tersangka Y yang berperan memantau dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo yang telah disiapkan oleh tersangka D yang juga berperan memantau saat aksi perampokan dilakukan.

"Saat ini kelima tersangka sudah dilakukan penahanan untuk proses lebih lanjut," pungkasnya.

(tfq/els)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |