AS-Rusia di Ambang Perang Dunia III, Amerika Terbangkan Pesawat Kiamat

1 day ago 5

loading...

Amerika Serikat terbangkan pesawat kiamat ketika pasukannya merampas kapal tanker minyak Rusia, tindakan yang membuat kedua negara di ambang Perang Dunia III. Foto/US Air Force

WASHINGTON - Pesawat komando darurat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang juga dikenal sebagai pesawat kiamat, melesat dari markasnya menuju Washington D.C. pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu (7/1/2026) WIB. Itu terjadi ketika pasukan AS menyita kapal tanker minyak Rusia, yang dikhawatirkan akan memicu Perang Dunia III.

Pesawat kiamat bernama Boeing E-4B Nightwatch itu berfungsi sebagai pos komando terbang bagi para pejabat tinggi selama masa krisis. Ia dirancang untuk bertahan dari serangan nuklir sambil mengoordinasikan aksi militer Amerika.

Menurut situs pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat E-4B meninggalkan Omaha, Nebraska, pada pukul 16.50 ET pada hari Selasa sebelum terbang selama hampir tiga jam menuju Camp Springs di dekat Washington, D.C.

Baca Juga: Rusia Didesak Balas Tenggelamkan Kapal-kapal AS, Bica Picu Perang Dunia III

Perjalanannya ke Washington D.C. dapat menandakan operasi rutin, latihan, atau juga bisa peningkatan kesiapan untuk keadaan darurat nasional. Para pejabat belum mengonfirmasi alasan penerbangan pesawat kiamat tersebut.

Meskipun pangkalan utamanya adalah Offutt, pesawat khusus ini secara berkala dikerahkan ke lokasi lain, termasuk Kelly Field di Texas untuk pemeliharaan dan Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Peterson di Colorado.

Pada hari yang sama, pasukan khusus AS menyita atau merampas kapal tanker minyak Marinera milik Rusia yang diduga terkait dengan Venezuela. Moskow sekarang didesak untuk membalas dengan menenggalamkan beberapa kapal Washington.

Desakan ini disampaikan Aleksey Zhuravlyov, wakil kepala pertama komite pertahanan Duma Negara Rusia. Dia bahkan menyarankan pengerahan senjata nuklir sebagai respons, sesuai dengan doktrin militer Rusia.

Zhuravlyov menyamakan penyitaan kapal Marinera, yang sebelumnya bernama Bella 1, dengan serangan terhadap wilayah Rusia karena kapal tersebut mengibarkan bendera Rusia.

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |