Adies Kadir Sebut Jadi Hakim MK Paling Nyaman

8 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Eks Wakil Ketua DPR Adies Kadir telah melepas karier politiknya ketika dia terpilih dan mengucap sumpah jabatan sebagai hakim konstitusi pada Februari lalu.

Menurut Adies, kesehatannya makin membaik setelah menjadi hakim MK. Oleh karena itu, secara terbuka dia menyebut posisinya sebagai hakim konstitusi saat ini paling nyaman dibanding profesi lain yang pernah ditekuninya. Ia menduga rutinitas kerja yang tenang di MK telah membawa dampak positif bagi kondisi fisiknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan itu disampaikan Adies berawal ketika dia menceritakan soal hasil laboratorium tes medis rutin yang biasa ia jalani. Dia mengaku ada perbedaan sebelum berkarier di MK dan saat ini.

"Biasanya lab [hasil tes medis di laboratorium] saya itu pasti ada bintangnya. Minggu lalu saya kontrol lab keseluruhan bintangnya hilang semua. Alhamdulillah bagus semua saya punya ini," ujar Adies kepada awak media, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (13/4).

Lalu ia berkesimpulan bahwa kenyamanan tersebut didapatkannya setelah membandingkan dinamika kerja di MK dengan rentetan riwayat pekerjaan yang menuntut mobilitas dan tekanan tinggi di masa lalu.

"Jadi saya pernah berprofesi berbagai macam. Mulai dari pengusaha, pengacara, politisi, terakhir saya jadi hakim konstitusi. Memang, kerasa sekali memang paling tenang, nyaman, di mahkamah konstitusi," ungkap Adies.

Menurutnya kemerdekaan profesi sebagai hakim membuatnya terbebas dari interupsi tugas dadakan yang kerap merampas waktu istirahatnya.

"Memang pulang kita masih bawa berkas. Tapi ya kita baca kita pelajarin, jam tidur kita tidur. Tidak ada telepon-telepon, yang memerintahkan harus berangkat tiba-tiba ke sana berangkat ke sini," ujar Adies.

Adies juga menyatakan ritme kerja yang teratur di MK terwujud karena kuatnya jaminan independensi kelembagaan.

Ia memastikan para hakim konstitusi bisa bekerja secara mandiri tanpa intervensi atau titipan dari pihak luar.

"Jadi memang memerlukan ketenangan dan kenyamanan berada di MK. Kita independen. Tidak ada yang tekan-tekan," ujar Adies.

Suasana kerja yang kondusif ini membuatnya bersyukur bisa menjadi bagian dari MK.

Kesan kekeluargaan tersebut langsung ia rasakan saat baru pertama kali menghadiri acara pisah sambut hakim di institusi tersebut.

"Saya senang sekali bisa bergabung dengan Mahkamah Konstitusi ini. Saya baru pertama mengikuti pisah sambut hakim, ternyata memang cukup mengharukan," tutur Adies.

Adies juga meyakinkan rekan sejawatnya yang juga baru bergabung, Liliek Prisbawono Adi, bahwa keputusan mereka masuk ke MK sudah sangat tepat.

"Dan Pak Liliek, kita ini ndak salah gabung di MK. Ini sudah pilihan yang tepat. Karena kalau kita lihat senior kita, abangda kita Pak Anwar Usman, kelihatannya sedih sekali meninggalkan MK. Berarti nyaman di MK ini Pak. Jadi kita tidak salah, kita di sini di MK kita mendapatkan ketenangan dalam bekerja," ucap Adies.

Adies Kadir resmi menjadi hakim konstitusi usai mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2) lalu.

Pengucapan sumpah sebagai hakim konstitusi ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 9/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang diajukan DPR.

(kna/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Tekno | Hukum | | |