Pembelajaran Tatap Muka
Pembelajaran tatap muka di sekolah Mukomuko

Berita gratis – Pembelajaran tatap muka untuk sekolah di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu telah menggelar pembelajaran tatap muka beberapa minggu akhir-akhir ini. Mid semester sepekan lalu juga di laksanakan dengan tatap muka.

“Semua sekolah di ketahui belajar tatap muka, termasuk dengan kegiatan mid semester seminggu yang lalu juga di adakan secara tatap muka,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko Darsono di Mukomuo, seperti di kutip Antara, Kamis (8/4).

134 sekolah dasar (SD) dan 47 sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini yang mengadakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Ia juga mengatakan jika termasuk pelaksanaan ujian akhir semester tahun ini akan tetap fokus pada pola kegiatan rutinitas yang biasa di laksanakan di setiap sekolah daerah ini, yakni secara tatap muka.

Pembelajaran Tatap Muka

“Sebab ujian akhir semester lebih sedikit waktunya, sehingga siswa juga memiliki waktu yang lebih singkat berada di sekolah untuk melakukan berbagai aktivitas yang dapat kerumunan,” ucapnya.

Baca juga : Dari Langit Aku Belajar Cara Merelakan

Dia mengatakan jika semua sekolah daerah ini telah mengadakan pembelajaran secara tatap muka tetapi mereka tetap mengikuti protokol kesehatan guna mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.

Ia mengatakan, semua sekolah di daerah ini mengetahui konsekuensi mengadakan kegiatan belajar secara tatap muka, yaitu membatasi waktu belajar mengajar secara tatap muka, menyediakan fasilitas penunjang seperti tempat cuci tangan dan sabun.

Sementara itu, sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama sebelumnya melaksanakan kegiatan belajar tatap secara daring, sebab ada guru atau keluarganya yang telah dinyatakan positif Covid-19.

Tidak hanya itu, ada juga sekolah daerah ini sebelumnya yang belum siap mengadakan pembelajaran tetap muka karena belum menyiapkan berbagai alat yang akan di lakukan untuk protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona tentunya seperti alat pemeriksa suhu tubuh, tempat cuci tangan dan sabun dan masker untuk siswa-siswanya. Mungkin akan di laksanakan jika sudah siap.