Berita Gratis – Pelanggar lockdown dalam situasi darurat di Filipina menjalani hukuman squat sebanyak 300 kali oleh petugas polisi. Pria yang melanggar lockdown ini di kabarkan meninggal dunia setelah menjalani hukuman dari polisi. Kabar ini sudah menyebar ke media Filipina tentang pria pelanggar lockdown yang meninggal dunia dalam menjalani hukuman petugas. Dalam mengurangi angka Covid 19 di Filipina para pelanggar karantina akan mendapatkan hukuman dari para polisi penjaga.

Baca juga : Kasus Corona 5.901 Semakin Banyak Di Jawa Tengah

Pria Pelanggar Lockdown

Menurut pihak keluarganya Darren Penaredondo di berhentikan petugas polisi ketika membeli air setelah pukul 18.00 waktu provinsi Cavite. Darren yang menjalani hukuman squat 300 kali dari polisi yang menangkap pelanggarannya itu kemudian besoknya meninggal. Menurut keterangan pihak keluarga Darren kehabisan tenaga saat menjalani hukuman kemudian dehidrasi yang mengakibatkan meninggal dunia. Pihak kepolisian Filipina yang menerangkan benar kalau pria tersebut di berikan hukuman dari pelanggaran yang di buatnya.

Provinsi Cavite di pulau Luzon yang sedang melakukan karantina ketat terhadapa semua warganya dalam penyebaran Covid 19. Virus ini sudah membuat banyak orang meninggal dalam waktu yang cepat di beberapa bulan belakangan ini. Namun dari pembahasan pihak petugas polisi malam mengatakan tidak ada hukuman fisik yang di berikan untuk pelanggar malam. Petugas polisi akan memberikan teguran saja dan dalam kasus ini akan di selidiki lebih dalam untuk memastikan kembali.

Baca juga : Aprilio Manganang Di Protes Media Filipina

Pria Pelanggar Lockdown

Kepolisian setempat akan memberikan hukuman untuk polisi yang memberikan hukuman fisik kepada Darren ini. Mereka berjanji akan mengusut kasus ini sampai tuntas dengan bukti yang jelas dari kematian Darren tersebut. Media di Filipina akan terus mengikuti kasus yang menewaskan warganya ini. Pihak keluarga menginginkan kasus ini cepat selesai dan kematian Darren segera terungkap.

Pemerintahan Filipina akan melakukan lockdown kembali dalam pencegahan Covid 19 di negaranya sampai beberapa bulan ke depan. Selanjutnya akan terus di berlakukan peneguran kepada pelanggar sesuai ketentuan yang jelas. Sehingga tidak mempersulit warga sipil dalam melakukan karantina di rumahnya dan lingkungan sekitar. Pemerintah Filipina akan terus memantau penyebaran Covid sampai akhir tahun ini agar semua kegiatan kembali normal.