Berita Gratis – Partai Demokrat yang mengalami kisruh dalam internal sehingga terbagi menjadi 2 kubu. Dalam hasil kongres luar biasa Partai Demokrat sudah membuka pintu maaf untuk kader di Deli Serdang yang ikut pimpinan Moeldoko. Konflik internal Demokrat ini sudah terjadi sangat lama sejak adanya suara untuk Moeldoko yang menjadi Ketua Umum Demokrat. Selanjutnya dari pihak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merasa lega atas keputusan yang menolak putusan pihak Moeldoko.

Partai Demokrat

Namun dalam sidang putusan KLB Demokrat ini sudah membuat penyesalan untuk kubu Moeldoko yang menginginkan jabatan Ketua Umum. AHY tidak ingin melanjutkan konflik atas terpecahnya dua kubu dari Demokrat ini. Ketua Umum Partai Demokrat mengajak kubu Moeldoko untuk bergabung kembali untuk terciptanya persatuan di internal. Sebelum adanya kabar kubu Moeldoko ingin berdiri sendiri Agus Harimurti Yudhoyono ingin segera menyatukan konflik ini.

Baca juga : Keraton Yogyakarta Sudah 3 Hari Tidak Bunyikan Gamelan

Partai Demokrat

Dalam kasus ini AHY meyakini bahwa disiplin organisasi harus segera di lakukan dan optimis untuk mendukung Demokrat dalam pemilihan. Sehingga tindakan pengkhianatan dan usaha yang menghancurkan Demokrat tidak akan terjadi. AHY juga menyampaikan bahwa perlunya musyawarah yang di lakukan dalam semua upaya dalam partai Demokrat saat ini. Banyak kasus dalam internal Demokrat yang ingin memecahkan para kader ini menurut AHY dalam konfrensi pers kemarin. Seperti pemecatan 7 mantan kadernya pada beberapa tahun lalu yang menjadi otak dalam memecahkan Demokrat.

Baca juga : Perhiasan Lamaran Atta – Aurel Mencapai Ratusan Juta

Menteri hukum dan HAM yaitu Yasonna Laoly menyatakan perintah penolakan permohonan Moeldoko karena ada dokumen yang tidak lengkap. Dalam hasil pemeriksaan terhadap semua kelengkapan dokumen fisik seperti yang telah di bahas dalam sidang kongres Demokrat ini. AHY yang berterima kasih atas putusan penolakan pemerintah untuk kubu Moeldoko dalam sidang KLB Demokrat. Jokowi sudah menyatukan kembali internal Demokrat secara utuh dalam pembahasan sidang. Kubu Moeldoko yang menyesal atas perpecahan dalam kedua kubu ini dan akan menyatukan kembali visi misi Demokrat seperti dulu. Keinginan semua kader untuk keadilan untuk semua konflik yang memecah belah partai ke depannya. Selanjutnya pihak Demokrat akan lebih disiplin lagi kepada semu kader yang ada dalam partainya.