Syifa Angel tersandung kasus narkoba di Bali, Syifa di tangkap bersama sejumlah orang yang di duga teman-temannya saat berada di Vila Jalan Batu Belig, Kuta Utara, Badung.
Tersangka kasus Narkotika Syifa Angel

Berita Gratis : Syifa Angel tersandung kasus narkoba di Bali, Syifa di tangkap bersama sejumlah orang yang di duga teman-temannya saat berada di Vila Jalan Batu Belig, Kuta Utara, Badung.

Penangkapan di lakukan pada tangal 6 Januari sekitar pukul 23.00 WIB, Polisi juga telah mengamankan barang bukti yaitu 4 butir Flouro Fori dan 3 pecahan tablet dengan berat bersih

Baca juga : Bruno Fernandes Taklukan Liverpool

Ia disukai warganet karena foto dan konten yang di buat di media sosisal, wanita 23 tahun itu butuh perjuangan dari nol sebelum terkenal.

Di Channel Youtube Syifa telah menceritakan kisahnya menjadi seorang Youtuber, wanita kelahiran Jakarta itu mengaku pertamanya ia ingin sekali menjadi seorang Selegram.

“Aduh panjang nih ceritanya, karena dulu itu sebenarnya enggak pingin jadi Youtuber, aku pinginnya jadi Selegram, Dulu aku tuh waktu SMA suka hunting foto-foto ala – ala karena aku pingin jadi selegram.

Karena jadi Selegram harus foto foto yang bagus, karena foto-foto itu mereka di Follow,” ujarnya

Baca Juga : Pemilu

Syifa Angel Tersandung Narkoba

Syifa Angel mengaku mendapatkat barang tersebut dari seseorang yang biasa di panggil Bli, ia membelinya seharga 650.000 per satu butirnya.

Ia di tetapkan sebagai tersangka pencandu narkoba. Ia mengaku kepada polisi memakai barang tersebut hanya untuk bersenang-senang.

Kepada Polisi tersangka mengaku sudah 3 bulan mengkonsumsi barang tersebut. “Salah satu tersangka adalah Selegram. Kenapa jadi kasus menonjol karena di aseharusnya bisa menjadi duta narkoba.

Tetapi memberikan contoh yang tidak baik, seharusya dia menjadikan narkoba musuh bersama

tapi dia malah menggunakan narkoba,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan

“Kita duga dia berlibur bersama teman-temannya. Barang bukti berupa narkotika jenis baru itu sangat membahayakan dan dalam UU Narkotika masuk dalam urutan ke 183,” ujarnya

“Dia masih keenakan sebagai pencandu Narkoba, untuk asal barangnya kita masih dalami, karena barang ibni langka.

Menurut keterangan tersangka narkotika tersebut di peroleh dari seseorang yang bernama Bli,” Jelas Kapolresta

Syifa Angel di kenakan Pasala 112 ayat (1) UU RI no 35 Tahun 2009

tentang Narkotika dengan anacaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun, dan denda Rp 800 sampai 8 miliar.